Pemilih Antusias Ikut PSU Bangka Barat Meski Hujan
BANGKA BARAT || MTUNews.com – Anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda, mengamati tingginya antusiasme pemilih dalam pemungutan suara ulang (PSU) di Bangka Barat pada Sabtu (22/3), meskipun cuaca hujan. Ia memantau langsung pelaksanaan PSU di empat TPS yang menggelar pemungutan suara ulang berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Saat meninjau TPS 02 Kelurahan Sinar Manik, Herwyn melihat antusiasme warga yang tetap berdatangan meski hujan mengguyur wilayah tersebut. Hingga pukul 10.00 WIB, sekitar 320 pemilih telah menyalurkan hak suaranya.
“Kami melihat partisipasi pemilih justru meningkat dibandingkan pada 27 November lalu. Masyarakat lebih antusias, meskipun dalam kondisi hujan,” ujar Herwyn dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Setelah dari TPS 02, Herwyn melanjutkan pemantauan ke TPS 03, 04, dan 01 di Kelurahan Sinar Manik. Di setiap TPS, ia bertemu dengan pengawas TPS serta panitia pemungutan suara untuk mengevaluasi kendala yang dihadapi, termasuk memastikan laporan hasil pengawasan (LHP) dibuat dengan lengkap.
Dari laporan pengawas TPS, terungkap bahwa hujan menyebabkan beberapa daftar pemilih tetap (DPT) dan informasi pasangan calon yang tertempel di papan informasi menjadi sulit terlihat. Selain itu, terdapat satu insiden di mana seorang pemilih sempat menerima dua surat suara, meskipun kesalahan tersebut langsung dikoreksi sebelum pemilih masuk ke bilik suara.
Meskipun terdapat beberapa kendala, Herwyn menilai pelaksanaan PSU di empat TPS berlangsung lancar. Berdasarkan data yang dihimpun, tingkat partisipasi pemilih mencapai 76 persen atau 1.583 dari total 2.080 pemilih yang terdaftar. Selain itu, sebanyak 17 pemilih disabilitas turut menggunakan hak pilihnya.
Untuk memastikan proses PSU berjalan sesuai aturan, Bawaslu juga melakukan patroli pengawasan di sekitar lokasi pemungutan suara guna mencegah praktik kecurangan, seperti politik uang atau penggalangan massa yang mencurigakan.

Dalam supervisi ini, Herwyn didampingi Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yakni EM Osykar, Jafri, Novrian, Sahirin, dan Davitri. PSU di empat TPS tersebut dilakukan sesuai dengan amar putusan MK terkait sengketa Pilkada Bangka Barat. (red-msitompul)










