Komandan Satgas Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III, Letnan Kolonel Infanteri Gustiawan, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung dalam kondisi keamanan yang sangat rawan.
“Evakuasi dilakukan dengan pengamanan ketat mengingat situasi di Distrik Anggruk masih sangat berbahaya. Tim kami harus menghadapi medan berat dan ancaman gangguan dari kelompok bersenjata. Namun, berkat koordinasi yang baik, jenazah korban berhasil dibawa ke Bandara Dekai, Kabupaten Yahukimo, untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ujar Gustiawan dalam keterangan yang diterima di Jakarta.
Evakuasi ini melibatkan tujuh orang guru yang menjadi korban kekerasan OPM. Salah satu korban, Rosalina, ditemukan tewas dengan luka mengenaskan akibat kekerasan brutal. Sementara itu, enam guru lainnya mengalami luka-luka dengan rincian tiga korban luka berat—Vidi, Cosmas, dan Tari—serta tiga lainnya mengalami luka ringan, yaitu Vanti, Paskalia, dan Irmawati.
Penyerangan terjadi pada Jumat (21/3) pukul 17.00 WIT, ketika kelompok bersenjata OPM membakar sekolah tempat para guru tersebut mengajar. Selain mengevakuasi korban, aparat juga melakukan dokumentasi kerusakan akibat aksi pembakaran yang dilakukan kelompok tersebut.
Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung evakuasi korban serta memastikan keamanan di wilayah tersebut.
“Satgas Habema hadir sebagai wujud kehadiran negara untuk menjamin keamanan warga, termasuk tenaga pendidik, agar dapat hidup dan bekerja dengan aman,” ujar Lucky Avianto.
Ia juga menambahkan bahwa personel telah dikerahkan untuk mengamankan lokasi guna mencegah serangan susulan.
“Kami terus meningkatkan patroli dan melakukan pencarian terhadap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Lucky juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan bersama. Saat ini, aparat keamanan masih melakukan operasi pencarian terhadap pelaku serta memperketat pengamanan di wilayah rawan konflik. (red-ms)