Liverpool tampil dominan sejak awal pertandingan, menguasai 74 persen penguasaan bola dan melepaskan 17 tembakan, meskipun hanya tiga yang mengarah ke gawang. Everton, meski lebih banyak bertahan, tetap memberikan perlawanan sengit. The Toffees bahkan sempat mencetak gol melalui Beto di menit ke-39, tetapi dianulir wasit karena offside setelah tinjauan VAR.
Gol kemenangan Liverpool akhirnya lahir pada menit ke-57. Berawal dari umpan tumit brilian Luis Diaz, Jota berhasil menusuk ke dalam kotak penalti, melewati dua pemain Everton, sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau Jordan Pickford.
Everton mencoba bangkit di sisa waktu pertandingan dengan memasukkan pemain-pemain ofensif seperti Armando Broja dan Ashley Young. Namun, pertahanan Liverpool yang dikomandoi Virgil van Dijk tampil disiplin untuk mengamankan tiga poin.
Dengan kemenangan ini, Liverpool semakin kokoh di puncak klasemen dengan 73 poin dari 30 pertandingan, unggul 12 angka dari Arsenal di peringkat kedua. Sementara itu, Everton tetap tertahan di posisi ke-15 dengan 34 poin dan masih harus berjuang untuk menjauh dari zona degradasi.
Susunan Pemain:
Liverpool: Kelleher; Jones, Konate, Van Dijk, Robertson; Gravenberch, Mac Allister; Salah (Endo 90′), Szoboszlai, Diaz; Jota (Nunez 75′).
Everton: Pickford; O’Brien, Tarkowski, Branthwaite, Mykolenko; Gueye, Garner (Iroegbunam 78′), Doucoure; Harrison (Ndiaye 69′), Beto (Broja 79′), Alcaraz (Young 78′). (red-jeconiah)