MTU News
Beranda Daerah Studi Tiru DPR Jayapura, Wabup Samosir Sambut Hangat

Studi Tiru DPR Jayapura, Wabup Samosir Sambut Hangat

Foto: Wabup Samosir Ariston Sidauruk menerima kunjungan DPR Jayapura dalam studi tiru Ranperda Danau Sentani di Aula Kantor Bupati, 7 Mei 2025. (istimewa)

SAMOSIR || MTUNews.com – Pemerintah Kabupaten Samosir menerima kunjungan kerja DPR Kabupaten Jayapura dalam rangka studi tiru Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan dan Pengelolaan Kawasan Danau Sentani. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, didampingi Plh. Sekda Hotraja Sitanggang dan Asisten I Tunggul Sinaga dalam sebuah diskusi terbuka di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (7/5/2025).

Rombongan DPR Jayapura dipimpin oleh Wakil Ketua II DPR Petrus Hamokwarong bersama Ketua Bapemperda Sihar Lumban Tobing, Wakil Ketua Bob Y.S Sanundi, sejumlah anggota Bapemperda, serta Sekretaris Dewan Dedek Timotius.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ariston menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya semangat kebersamaan antar daerah dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Ia berharap pertemuan ini menjadi awal hubungan kerja sama yang saling menguntungkan dalam pengelolaan kawasan danau di masing-masing wilayah.

“Kami sangat senang menyambut DPR Jayapura di Samosir. Semoga melalui kunjungan ini, kita dapat bertukar ilmu dan mempererat persaudaraan antara Batak dan Papua,” ujar Ariston.

Wabup juga menambahkan bahwa kunjungan ini diharapkan memberi gambaran nyata tentang pengelolaan Danau Toba sebagai kawasan strategis nasional, yang bisa menjadi pembanding untuk penguatan kebijakan pelindungan Danau Sentani.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPR Jayapura Petrus Hamokwarong menyampaikan bahwa pihaknya ingin belajar langsung dari pengalaman Samosir dalam menjaga kelestarian dan pengembangan kawasan Danau Toba, yang kini menjadi salah satu destinasi wisata prioritas nasional.

“Meski menempuh perjalanan yang panjang, kami sangat antusias karena bisa belajar langsung dari daerah yang punya kesamaan topografi dan potensi wisata danau seperti Jayapura,” ujarnya.

Petrus menuturkan, Danau Sentani yang dikelilingi empat distrik memiliki tantangan dalam hal pengelolaan, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat sekitar. Ia berharap studi tiru ini memperkaya substansi Ranperda yang tengah disusun.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Samosir juga menghadirkan sejumlah OPD terkait seperti Dinas Pariwisata, Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Hukum, Ekonomi, dan Pembangunan untuk menyampaikan praktik pengelolaan desa wisata, tanah ulayat, promosi, infrastruktur, dan optimalisasi PAD yang relevan dengan kebutuhan studi DPR Jayapura. (Kominfo Samosir, red-win)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan