MTU News
Beranda Kesehatan Penyebab Mata Iritasi Selain Layar Gadget

Penyebab Mata Iritasi Selain Layar Gadget

Ilustrasi pemeriksaan mata

TANGERANG SELATAN || MTUNews.com – Iritasi mata yang ditandai dengan rasa gatal, perih, kemerahan hingga sensasi tidak nyaman ternyata tidak selalu disebabkan oleh terlalu lama menatap layar gadget. Dokter mata mengungkapkan sejumlah faktor lain yang kerap luput disadari justru dapat memicu gangguan pada mata secara berkepanjangan.

Konsultan Senior Rumah Sakit Mata Sharp Sight, Chanda Gupta, mengatakan alergi yang tidak terdiagnosis menjadi salah satu penyebab umum mata merah, berair, gatal, hingga terasa seperti berpasir. Banyak orang, kata dia, sering menganggap kondisi tersebut hanya sebagai mata sensitif tanpa mengetahui pemicu sebenarnya.

Selain alergi, penggunaan lensa kontak yang melebihi batas waktu pemakaian juga dapat memicu iritasi kronis pada mata. Risiko semakin besar jika lensa digunakan terlalu lama di ruangan ber-AC atau lingkungan yang kering. Kebiasaan tidur menggunakan lensa kontak maupun memakai cairan pembersih yang sudah kedaluwarsa disebut dapat mengganggu pasokan oksigen ke kornea dan memicu berkembangnya iritan pada mata.

Chanda juga menyoroti disfungsi kelenjar meibomian sebagai salah satu penyebab iritasi mata yang jarang terdiagnosis. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar penghasil lapisan minyak pada air mata mengalami gangguan akibat pola makan buruk, kurang berkedip, atau sisa makeup yang tidak dibersihkan dengan baik. Akibatnya, mata menjadi kering dan mudah iritasi meski tidak terpapar layar dalam waktu lama.

Faktor kebersihan sehari-hari turut berpengaruh terhadap kesehatan mata. Sisa maskara, minyak pada kulit wajah, hingga sarung bantal yang berdebu dapat menjadi sumber iritan yang memicu gangguan mata, terutama jika keluhan muncul setiap pagi setelah bangun tidur.

Selain itu, kualitas udara di dalam ruangan juga dinilai dapat memperburuk kondisi mata. Penggunaan pendingin ruangan, ventilasi yang buruk, hingga rendahnya tingkat kelembapan udara membuat lapisan air mata cepat mengering sehingga mata lebih mudah terasa perih dan tidak nyaman.

Tak hanya faktor lingkungan, beberapa kondisi kesehatan seperti rosacea, gangguan tiroid, dan penyakit autoimun seperti sindrom Sjogren juga dapat memunculkan gejala mata kering dan iritasi. Karena itu, jika keluhan terus berlangsung meski sudah mencoba berbagai cara sederhana, pemeriksaan mata secara menyeluruh disarankan untuk mengetahui penyebab pastinya. (red-ss)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan