PRSU ke-50 Dibuka, Samosir Pamerkan Produk Unggulan
SAMOSIR || MTUNews.com – Pemerintah Kabupaten Samosir kembali ambil bagian dalam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 yang resmi dibuka Wakil Gubernur Sumatera Utara di Kompleks PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Jumat (3/7/2026).
Mengusung tema “Harmoni Emas”, PRSU ke-50 berlangsung hingga 2 Agustus 2026. Memasuki usia setengah abad, ajang tahunan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi pembangunan sekaligus menjadi etalase promosi potensi daerah, investasi, perdagangan, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif di Sumatera Utara.

Dalam pameran tersebut, Pemkab Samosir menghadirkan paviliun yang menampilkan beragam produk unggulan daerah, mulai dari produk UMKM, kerajinan ukir, tenun khas Samosir, hingga komoditas pertanian seperti bawang merah, kentang, alpukat, beras merah, serta berbagai produk lokal lainnya. Keikutsertaan ini menjadi upaya memperkenalkan potensi Samosir kepada masyarakat, pelaku usaha, investor, dan wisatawan sekaligus memperluas akses pasar bagi produk lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumatera Utara mengatakan PRSU selama 50 tahun telah berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, investor, masyarakat, dan generasi muda. Menurutnya, PRSU kini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menjelaskan tema “Harmoni Emas” mencerminkan kekuatan keberagaman suku, agama, budaya, adat istiadat, dan bahasa di Sumatera Utara sebagai modal utama membangun persatuan. Sementara kata “emas” melambangkan kualitas, kemajuan, optimisme, serta tekad menjadikan Sumatera Utara sebagai daerah yang unggul, produktif, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Di tempat inilah kita memperlihatkan kepada Indonesia bahwa Sumatera Utara memiliki kekuatan ekonomi melalui sektor pertanian yang berkembang, industri kreatif yang semakin maju, UMKM yang inovatif, destinasi wisata kelas dunia, hingga sumber daya manusia yang semakin berkualitas,” ujarnya.
Wakil Gubernur juga mengapresiasi seluruh pemerintah kabupaten/kota yang menampilkan potensi terbaik daerahnya dalam PRSU ke-50. Menurutnya, partisipasi tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dan sinergi antardaerah dalam mendorong pembangunan Sumatera Utara.

Ia menambahkan, Sumatera Utara kini tengah mengembangkan ekosistem ekonomi baru, salah satunya melalui industri olahraga. Kesuksesan penyelenggaraan berbagai ajang internasional, seperti F1 Powerboat dan Toba Caldera Geopark Trail of the Kings (TOTK), dinilai telah membuktikan bahwa sektor olahraga mampu menggerakkan pariwisata, memperkuat UMKM, sekaligus meningkatkan daya tarik Sumatera Utara di mata dunia.
Karena itu, menurutnya, PRSU harus mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan melalui peningkatan investasi, perluasan akses pasar produk lokal, penguatan UMKM, pengendalian inflasi, peningkatan pelayanan publik, serta percepatan pembangunan yang inklusif.
“Usia 50 tahun merupakan usia yang matang. Karena itu, PRSU harus terus bertransformasi menjadi penyelenggara pameran yang semakin profesional dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” tegasnya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Samosir, keikutsertaan dalam PRSU ke-50 merupakan wujud komitmen untuk mempromosikan potensi unggulan daerah, meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat sektor UMKM dan pariwisata, serta menarik minat investor. Melalui ajang ini, produk-produk unggulan Samosir diharapkan semakin dikenal luas dan mampu menembus pasar yang lebih besar.

Turut menghadiri pembukaan PRSU ke-50 dari Pemerintah Kabupaten Samosir yakni Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli Ariston T. Sidauruk, Asisten II Hotraja Sitanggang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (red-win)









