Bupati-Wabup Samosir Ikuti Sensus Ekonomi 2026
SAMOSIR || MTUNews.com – Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST, bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan mengikuti pendataan yang dilakukan petugas sensus di Rumah Dinas Bupati Samosir, Rabu (19/8/2026).
Keikutsertaan kepala daerah tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus ajakan kepada masyarakat dan para pelaku usaha di Kabupaten Samosir agar berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Dalam pendataan, petugas mengumpulkan berbagai informasi mengenai aktivitas usaha, antara lain karakteristik usaha, jumlah tenaga kerja, pendapatan dan pengeluaran, aset, pemanfaatan teknologi, serta informasi lain sesuai dengan jenis dan karakteristik masing-masing usaha.

Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting dalam menyediakan data yang akurat mengenai kondisi dan perkembangan kegiatan ekonomi. Data tersebut dapat menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam memetakan struktur perekonomian, mengidentifikasi potensi sektor usaha, serta menyusun kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Bagi Kabupaten Samosir, hasil sensus diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai aktivitas ekonomi masyarakat dan perkembangan berbagai sektor usaha. Informasi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Samosir mengajak masyarakat dan seluruh pelaku usaha untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar dan lengkap sesuai kondisi usaha masing-masing.
“Setiap data yang diberikan sangat berarti. Data yang akurat akan membantu pemerintah dalam menyusun perencanaan dan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat,” ujar Vandiko.

Pemkab Samosir juga mengimbau para pelaku usaha agar tidak ragu memberikan informasi yang dibutuhkan selama proses pendataan. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menghasilkan data berkualitas yang dapat mendukung pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional. (red-tim/ags)










