Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Gratis Layani Pelajar
SAMOSIR || MTUNews.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meluncurkan enam unit Bus Perintis gratis untuk melayani antar-jemput pelajar di Kecamatan Nainggolan dan Onan Runggu, Kabupaten Samosir. Program ini merupakan respons atas usulan Pemerintah Kabupaten Samosir guna memperluas akses pendidikan dan meningkatkan keselamatan siswa.
Peluncuran dilakukan serentak di lima kabupaten, dengan kegiatan di Samosir dipusatkan di Kompleks HKBP Nainggolan, Kamis (15/10/2026). Bupati Samosir Vandiko T. Gultom secara resmi memberangkatkan bus yang mulai beroperasi pada Jumat (16/10/2026), dengan biaya operasional ditanggung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Secara keseluruhan, Pemprov Sumut meluncurkan 33 unit Bus Perintis untuk melayani pelajar di 12 kecamatan dan 49 sekolah di Kabupaten Asahan, Batu Bara, Nias Utara, Padang Lawas Utara, dan Samosir. Program ini diproyeksikan memberikan subsidi transportasi kepada lebih dari 1.000 pelajar.

Bupati Vandiko mengapresiasi Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution yang merespons kebutuhan masyarakat, khususnya pelajar di Nainggolan dan Onan Runggu. Menurutnya, jarak tempuh yang jauh dan risiko kecelakaan menjadi alasan pentingnya transportasi khusus bagi siswa.
Vandiko berharap layanan tersebut berjalan berkelanjutan dan rutenya diperluas agar semakin banyak pelajar memperoleh akses transportasi yang aman, nyaman, dan gratis. Ia juga meminta seluruh pihak mengawasi kondisi kendaraan, kesiapan pengemudi, serta pelaksanaan layanan demi keselamatan siswa.
“Saya titip agar kita sama-sama mengawasi, karena ini menyangkut nyawa dan keselamatan anak-anak kita,” tegas Vandiko.
Gubernur Bobby Nasution menyatakan bahwa akses transportasi merupakan salah satu kebutuhan pendukung pendidikan, terutama bagi siswa yang tinggal jauh dari sekolah. Ia berharap layanan antar-jemput tersebut memudahkan siswa sekaligus mengurangi penggunaan sepeda motor oleh anak di bawah umur dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Bus Perintis juga dilengkapi aplikasi digital dan kamera pengawas (CCTV) untuk mendukung pemantauan layanan. UPTD PSP Wilayah II, Laksana Hasugian, menjelaskan bahwa bus dijadwalkan mulai beroperasi sekitar pukul 06.00 WIB dengan layanan antar-jemput sesuai rute yang telah ditetapkan.
Kepala SMA Negeri 1 Onan Runggu, Manatar Samosir, menyambut baik program tersebut. Ia menyebut kehadiran bus gratis telah lama dinantikan karena membantu siswa dan orang tua dalam memenuhi kebutuhan transportasi menuju sekolah.
Melalui program ini, Pemkab Samosir berharap sinergi dengan Pemprov Sumut dapat memperluas pemerataan layanan pendidikan dan memberikan perlindungan lebih baik bagi pelajar selama perjalanan.
Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Utara, Bupati Vandiko juga mengimbau masyarakat menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Pemkab Samosir akan menindaklanjuti arahan gubernur terkait kemungkinan pembelajaran jarak jauh apabila kondisi kabut asap semakin mengganggu kesehatan dan kegiatan belajar siswa. (Red-Tim/AGS)

#MTUNews #Samosir #BobbyNasution #VandikoGultom #BusGratis #BusPerintis #PelajarSamosir #Pendidikan #SumateraUtara











