MTU News
Beranda Nasional ANTARA Latih Jurnalis Hadapi Risiko demi Keselamatan

ANTARA Latih Jurnalis Hadapi Risiko demi Keselamatan

Foto: Seorang jurnalis ANTARA mempraktikkan penggunaan perlengkapan keselamatan saat mengikuti Pelatihan Dasar Keselamatan Jurnalis di Lapangan, Jakarta, Sabtu (17/10/2026). ANTARA/Mecca Yumna

TANGERANG SELATAN || MTUNews.com – Kantor Berita ANTARA menggelar Pelatihan Dasar Keselamatan Jurnalis di Lapangan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan mitigasi risiko, khususnya saat meliput bencana alam, konflik, dan wilayah berbahaya.

Direktur SDM dan Teknologi Informasi ANTARA, Rachmat Hidayat, mengatakan peristiwa hilangnya jurnalis foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunnas bersama empat jurnalis lainnya dan tiga awak kapal cepat Arupadhatu 1 pada 7 September 2026 saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Tidak ada berita seharga nyawa,” tegas Rachmat di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, jurnalis berada di garis depan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun, tugas tersebut kerap menghadapkan mereka pada risiko tinggi, mulai dari bencana alam hingga situasi konflik.

Ia menilai penerapan standar keselamatan perlu diperkuat agar jurnalis mampu mengenali potensi bahaya, mempersiapkan liputan secara matang, dan mengambil langkah tepat ketika menghadapi situasi darurat.

Dalam pelatihan tersebut, sekitar 20 peserta menerima materi mengenai perlindungan sosial bagi pewarta, keselamatan dan koordinasi operasi pencarian serta pertolongan (SAR), hingga persiapan peliputan di wilayah berbahaya dan konflik.

Pelatihan ini diharapkan meningkatkan kesadaran insan pers bahwa keberhasilan peliputan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan dan akurasi informasi, tetapi juga kemampuan menjaga keselamatan diri selama bertugas. (red-MS)

#ANTARA #KeselamatanJurnalis #Jurnalisme #PerlindunganPers #MitigasiRisiko #MTUNews

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan