Kalah dari Juventus, Milan Gagal Kudeta Inter
Milan – AC Milan harus menelan kekecewaan saat kalah 0-1 dari tamunya Juventus dalam laga pekan ke-9 Serie A Italia, Senin (23/10) dinihari WIB. Gol Juventus dicetak mantan AC Milab, Manuel Locatelli pada menit 63 lewat tendangan keras jarak jauh.
Laga bergengsi bertajuk Derby d’Italia itu sebenarnya berjalan seimbang dimana kedua tim saling bertukar strategi dalam menyerang dan bertahan. Namun Rossoneri berada dalam situasi sulit ketika Malick Thiaw mendapat kartu merah pada menit ke-40 akibat menjatuhkan orang terakhir Juventus, Moise Kean di lini pertahanan.
Alhasil tuan rumah harus bermain dengan 10 orang sebelum turun minum, dan sulit bangkit saat Locatelli membawa Juventus unggul pada pertengahan babak kedua.

Tendangan keras Locatelli dari jarak sekitar 25 meter membentur lutut Rade Krunic sehingga bola berbelok arah dan mengecoh kiper Antonio Mirante.
Bagi Locatelli, gol yang dicetaknya ke gawang Milan memiliki arti penting, sehingga pemain Timnas Italia itu sampai menangis. Locatelli mencetak gol ke gawang klub yang telah membesarkan namanya. Sebuah gol yang memastikan Milan, klub profesional pertamanya bungkam dari Juventus di kandang sendiri.
“Bermain di sini selalu spesial, saya tumbuh di sini, San Siro dan para penggemar ini akan selalu ada di hati saya. Saya membuat pilihan lain dalam hidup dan bahagia dengan keberadaan saya saat ini,” ucap Locatelli.
Uniknya tujuh tahun lalu, di San Siro, tepat pada 22 Oktober 2016, Locatelli mencetak gol ke gawang Juventus. Gol yang membuat AC Milan meraih kemenangan dengan skor 1-0 atas Juventus. Dan Locatelli kini mengulangnya, dengan situasi yang berbeda. Kali ini, dia berbaju Juventus dan menjadi penentu kekalahan AC Milan.

“Ini benar-benar takdir, sungguh luar biasa bisa mencetak gol di hari yang sama, tujuh tahun kemudian dengan seragam berbeda. Saya tahu itu adalah tanggal yang sama, kami membicarakannya dengan keluarga saya dan saya mendedikasikannya untuk mereka,” ucap Locatelli.
Gol Locatelli bagi Juventus membuat klub asal Turin itu merangsek naik ke posisi ke-3 klasemen sementara Serie A, mengancam dominasi duo Milan dengan nilai 20. Sebaliknya AC Milan tertahan di peringkat kedua dan gagal mengkudeta Inter Milan dari puncak klasemen dengan nilai 21.
Inter sendiri sehari sebelumnya menang telak atas tim asal Turin lainnya, Torino 0-3 dan cukup nyaman dengan perolehan 22 angka di pekan ke-9. (marca/GHP)











