Menang 3-0, Girona Kokoh di Papan Atas
Girona – Bermain di depan publik sendiri, Estadi Montilivi, Girona FC tampil garang dengan membekuk lawannya Deportivo Alaves tiga gol tanpa balas di pekan ke-17 LaLiga, Selasa (19/12) dinihari WIB. Gol-gol bagi Blanquivermells atau si Merah-Putih dicetak oleh Artem Dovbyk dan Cristian ‘Portu’ Manzanera.
Tidak ada yang menyangka klub kecil Catalan itu bisa tampil bagus dan mengokohkan diri di papan atas Liga Primera Spanyol. Girona mengawali musim yang menakjubkan di LaLiga dengan merebut puncak klasemen baru minggu lalu ketika mereka mengklaim kemenangan 4-2 atas Barca – kemenangan liga pertama mereka atas rival Catalan mereka – dan itu menjadi inspirasi saat melawan Alaves.
Skuad Miguel Ángel Sánchez Muñoz (Michel) itu mendominasi pertandingan dengan intensitas yang sama seperti yang mereka tunjukkan musim ini.

Striker asal Ukraina, Artem Dovbyk membuka skor pada menit ke-23 usai menyambar bola lepas dari kiper Alaves, Antonio Sivera. Portu kemudian memperbesar keunggulan mereka sebelum turun minum dengan tendangan first-time yang bagus dari tepi kotak penalti usai menerima umpan silang Ivan Martin.
Sebagian besar peluang mencetak gol tuan rumah datang dari sisi kanan serangan mereka, dengan bek sayap Brasil berusia 21 tahun Yan Couto mengganggu pertahanan Alaves dengan kecepatan dan keterampilannya. Pada salah satu sprintnya di sayap, ia menendang bola melewati kaki pemain bertahan untuk masuk ke dalam kotak sebelum dilanggar dari belakang pada menit ke-59, menghasilkan penalti yang dijaringkan Dovbyk dengan dingin tepat ke tengah gawang. .
Kemenangan tersebut merupakan kemenangan ke-14 bagi Girona dalam 17 pertandingan, menjadikan mereka tim yang meraih kemenangan dan poin terbanyak di lima liga top Eropa pada tahap pertengahan musim ini. Perjalanan luar biasa mereka telah memicu keyakinan bahwa mereka siap untuk menantang gelar perdananya hanya dalam dua musim setelah mendapatkan promosi ke papan atas.
“Tim ini sangat lapar sehingga tidak puas dengan apa pun,” kata Portu kepada Movistar Plus.

“Tim menginginkan lebih dan kami hanya memikirkan hari demi hari untuk melanjutkannya. “Kami tidak bisa melihat klasemen. Kunci tim adalah tetap fokus, tidak ada yang santai di sini. Tidak mudah untuk terbiasa menang, mendapat tekanan ekstra, tapi tim menanganinya dengan sangat baik.”
Girona kini unggul dua poin dan duduk sendirian di puncak klasemen dengan 44 poin, atasi Real Madrid dan sembilan poin dari juara musim lalu Barcelona yang menghuni di urutan ketiga.
Di akhir Desember hingga awal Januari, akan menjadi pembuktian bagi Savio dan kawan-kawan saat melakoni laga kontra Real Betis dan Atletico Madrid. Jika lolos dari hadangan dua tim tersebut langkah Girona menembus Liga Champions musim depan terbuka lebar, karena di bulan januari praktis hanya akan menghadapi lawan-lawan yang lebih mudah.
Ujian berikutnya datang di bulan Februari saat ditantang Real Sociedad dan Real Madrid. Satu-satunya kekalahan Girona terjadi di bulan September saat kalah 0-3 di kandang sendiri dari El Real, sementara pertemuan pertama kontra Sociedad berakhir imbang 1-1.

Jika prediksi tersebut dapat dikonversi positif oleh pasukan Michel maka peluang Girona untuk mencicipi kompetisi eropa sangat terbuka lebar. (espn/GHP)











