Ratusan Karyawan PT PSU Demo di Kantor Gubernur Sumut Karena Tidak Berbulan-bulan Tidak Digaji
Medan – Ratusan karyawan PT Perkebunan Sumatra Utara (PT PSU) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (24/1/2024). Buruh PT PSU yang datang dari berbagai kabupaten yaitu dari Kabupaten Mandailing Natal, Serdangedagai dan Batubara ini mengaku sudah lelah bekerja tapi tidak digaji.
Mereka datang ke kantor Gubernur Sumut dengan harapan Pj Gubernur Sumut bisa menyelesaikan masalah mereka.
Buruh mengungkapkan, selama ini mereka sudah bolak-balik melakukan pertemuan dengan pihak direksi, tapi tidak pernah membuahkan hasil, malah gaji mereka tak juga dibayarkan.
Ketua Pengurus Daerah (PD) Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (FSPPP) SPSI Sumut, Suryono mengungkapkan dalam orasinya, agar perusahaan pelat merah tersebut membayarkan gaji mereka.
“Kami langsung to the point saja, kami minta gaji kami dibayarkan. Jangan ada lagi pertemuan-pertemuan, kami sudah lelah. Ini perusahaan pelat merah, kalau kami berkoar-koar di rumah, malu Pemprov Sumut,” Kata Suyono
Para buruh berharap Pj Gubernur Sumut Hassanudin bisa merespon masalah yang merea tuntut, sebab para karyawan yang sudah tidak digaji ini kelimpungan membiayai hidup keluarganya masing-masing.
“Kami mau ngutang ke kedai, sudah tidak dikasih karena sudah kebanyakan utang. Jadi perut kami ini lapar, kalau lapar, kami tidak ada tenaga ngegrek sawit,” ungkapnya.
Pada aksi kali ini 20 perwakilan karyawan PT PSU diterima Kepala Biro Administrasi Sekretariat Daerah Pemprov Sumut, Lies Handayani, yang turut didampingi Direktur Utama (Dirut) PT PSU, Agus Salim untuk melakukan dialog.
Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa jika gaji karyawan tidak dibayar, maka pekerja akan menghentikan aktivitasnya sampai gaji yang tertunda dibayarkan.
“Tadi saya sudah berkoordinasi dengan bidang keuangan, untuk di awal akan kami usahakan 25 persen terlebih dahulu,” kata Agus Salim.







