Jakarta | MTUNews.com – Sebuah cerita fenomenal dari dunia kekayaan kembali mencengangkan publik. Ciliandra Fangiono, CEO dari First Resources, telah mencatatkan namanya sebagai salah satu miliarder termuda di Indonesia dengan kekayaan mencapai US$ 2,35 miliar atau sekitar Rp 36 triliun!
Sebagai penerus dari keluarga yang memiliki saham besar di First Resources, perusahaan minyak sawit yang berbasis di Singapura dengan perkebunan di Indonesia, Ciliandra telah mengukir prestasi gemilang di usia yang belum mencapai kepala lima.
Sosok yang pertama kali menghiasi daftar 40 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes pada tahun 2009, kala itu usianya masih 33 tahun. Namun, keberhasilannya bukanlah hasil instan. Ciliandra Fangiono menapaki langkahnya dengan tekun dan memanfaatkan kesempatan yang ada.
Sebelum terjun sepenuhnya ke bisnis keluarganya, Ciliandra telah menorehkan jejak prestasi di dunia perbankan investasi, mengabdi di Merrill Lynch, Singapura.
Lulusan ekonomi dari Cambridge University ini tidak hanya mendapatkan gelar, tetapi juga penghargaan bergengsi seperti Price Waterhouse Book Prize selama masa pendidikannya.
Kesuksesan Ciliandra tak hanya berhenti di situ. Di tahun 2021, perusahaan perkebunan kelapa sawit keluarganya, FAP Agri, yang dikelola oleh kakak perempuannya, Wirastuty, mengumumkan langkah besar.
Ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan kekayaan Ciliandra, yang kini menempati peringkat ke-24 dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Dengan memiliki 200 ribu hektar perkebunan yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Riau, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat, kekayaan Ciliandra Fangiono semakin melambung tinggi.
Prestasinya memberikan inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk bermimpi dan menggapai puncak kesuksesan sejak dini.