Andy Ruiz Bidik Tiga Nama untuk Pertarungan Berikutnya
MTUNews – Pertemuan antara AndyRuiz vs Deontay Wilder yang begitu dinantikan tak kunjung menemui titik temu hingga WBC akhirnya membatalkan pertarungan eliminasi wajib tersebut. Masalah pembayaran antara kedua petinju sepertinya menjadi salah satu penghalang besar terjadinya pertarungan tersebut.
“The Destroyer”, julukan Ruiz belum pernah bertarung di atas ring resmi sejak 4 September 2022, sejak dirinya mengalahkan Luis Ortiz dari Kuba dengan kemenangan angka mutlak di Crypto.com Arena di Los Angeles yang membuat rekornya kembali menterng 35 kemenangan dan hanya dua kekalahan.
Tahun 2023 tinggal empat bulan 12 hari lagi, sehingga sepertinya kecil kemungkinan Andy Ruiz akan kembali naik ring sebelum tahun baru.

Demikian juga Deontay Wilder yang mengalami hal serupa, dimana pertarungan terakhirnya adalah kemenangan melawan petinju Finlandia, Robert Helenius, pada 15 Oktober 2022.
Rumor yang beredar mengenai kemungkinan pertarungan antara Wilder dan Anthony Joshua, kemungkinan akan terjadi pada awal tahun 2024.
Di sisi lain, gagal mengamankan pertandingan eliminasi terakhir WBC, Andy Ruiz Jr. kini mencari tiga lawan alternatif selain Deontay Wilder. WBC awalnya mengusulkan pertarungan antara Ruiz dan Wilder untuk menentukan penantang gelar Tyson Fury, dan proposal ini mendapat persetujuan dari Al Haymon, yang mewakili kedua petarung saat itu.
Awalnya, terlihat pertarungan ini diharapkan relatif mudah diatur dan akan menjadi headline acara pay-per-view Juara Tinju Premier di Showtime. Namun pertarungan tersebut tidak pernah terwujud, dan sejak itu, Ruiz mengakhiri hubungannya dengan Haymon dan PBC.

Setelah negosiasi terhenti, Ruiz kini fokus untuk mengamankan pertarungan dengan salah satu dari tiga lawan potensial lainnya. Dia juga mengajukan pertanyaan tentang kemenangan rivalnya sebelumnya Anthony Joshua dalam pertandingan ulang mereka pada bulan Desember 2019, meskipun Ruiz telah mengalahkan Joshua dalam pertemuan pertama mereka enam bulan sebelumnya.
“Saya ingin menghadapi Usyk, saya ingin menghadapi Tyson Fury, saya ingin menghadapi Anthony Joshua. Kita bisa melakukan trilogi [dengan AJ],” kata Ruiz kepada Make a Move.
Ketika ditanya tentang kehilangan gelarnya dari Joshua dengan cara seperti itu, Ruiz mengungkapkan rasa sakit emosionalnya.
“Dalam pertandingan ulang melawan Anthony Joshua, saya tidak melakukan sesuatu yang benar,” ujarn Ruiz.

“Saya bahkan tidak berlatih untuk pertarungan itu. Bagaimana saya bisa bertahan dalam dua belas ronde? Itu agar dia bisa menjatuhkan saya dengan mudah. Kali ini, ketika saya mendapatkan mahkota dan menjadi juara dunia kelas berat lagi, saya akan melakukan segalanya dengan benar dan tetap menjadi juara,” tukasnya. (marca/GHP)











