Setelah 12 Hari Diculik akhirnya ‘Mane’ Diaz Dibebaskan
Bogota – Ejército de Liberación Nacional (ELN) atau Tentara Pembebasan Nasional dari Kolombia akhirnya benar-benar memenuhi janji mereka untuk melepaskan Luis Manuel Diaz, ayah dari penyerang Liverpool Luis Diaz.
ELN adalah sebuah kelompok gerilya bersenjata yang menggunakan taktik penculikan seperti ini untuk mendapatkan uang guna terus mendanai operasi mereka. Para penculik telah melakukan kontak dengan pihak berwenang Kolumbia dan menepati janji mereka untuk mengembalikan ‘Mane’ Diaz ke tengah keluarganya di negara tersebut untuk meredakan ketegangan antara ELN dan Pemerintah Kolombia.
Pembebasan ‘Mane’ Diaz setelah 12 hari di tangan penculik merupakan upaya rombongan yang dibentuk oleh PBB dan gereja Katolik. CNN melaporkan, pertukaran itu terjadi di La Guajira, yang merupakan daerah dekat perbatasan dengan Venezuela.

ELN adalah kelompok pemberontak gerilya berpaham Marxis–Leninis yang terlibat dalam konflik Kolombia yang terus berlanjut, yang telah ada di Kolombia sejak tahun 1964. Kelompok ini menganut ideologi komunis gabungan dari Marxisme-Leninisme dan teologi pembebasan.
Sejak Kamis (10/11) dini hari waktu setempat, para anggota misi tiba di Bandara Valledupar di Kolombia untuk terbang ke tempat di mana Luis Manuel Diaz diantarkan kepada mereka. Selain dehidrasi yang nyata, ELN ternyata tidak membahayakan nyawa ayah Luis Diaz itu. Sebelumnya pesepakbola Liverpool itu menulis pesan di akun X-nya tepat sebelum pertandingan Liga Europa Liverpol kontra Toulouse pada hari Kamis ini.
Para penculik mengangkut Mane Diaz pada tanggal 28 Oktober saat ia berkendara di jalanan Barranca bersama istrinya, Cilenis Marulanda. Awalnya kedua orang ini diculik namun Cilenis Marulanda dibebaskan beberapa jam setelah penculikan karena tekanan dari aparat setempat. Upaya pertama untuk membebaskan ayah Luis Diaz gagal pada Selasa lalu karena kehadiran militer yang besar di wilayah tersebut.
Jumat lalu, Presiden Kolombia Gustavo Petro membuat kelompok gerilya ELN bertanggung jawab atas keselamatan ayah Luis Diaz. Ia mengklaim penculikan ini tidak membantu upaya mencapai kesepakatan damai antara ELN dan Pemerintah Kolombia. Tentara Pembebasan Nasional dari Kolombia telah berperang dengan pemerintah lokal dan kelompok lain selama beberapa dekade tanpa mencapai penyelesaian damai yang layak. Untungnya, Luis Manuel Diaz kini aman bersama keluarganya dan striker Liverpool Luis Diaz bisa bermain bersama klubnya dengan tenang. Saat ini belum diketahui apakah uang tebusan sang ayah diberikan kepada ELN.

Namun sayang kabar gembira bagi Luis Diaz itu tidak dibarengi berita dari lapangan hijau, karena Liverpool FC harus menelan kekalahan 3-2 dari tuan rumah Toulouse dalam lanjutan Liga Europa Grup E. (marca/GHP)










