MTU News
Beranda Ekonomi & Bisnis Ketidakpastian Pasokan dan Permintaan, Harga Minyak kembali Turun

Ketidakpastian Pasokan dan Permintaan, Harga Minyak kembali Turun

Ilustrasi / Ist

New York – Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu 6/12 pagi WIB) di tengah di tengah keraguan atas pengumuman pengurangan pasokan sukarela OPEC+ pada pekan lalu.

Harga minyak mengalami kontraksi pada hari Senin (4/12) waktu setempat di tengah ketidakpastian pasokan menyusul keputusan pengurangan produksi Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+. Kondisi tersebut ditambah juga kekhawatiran permintaan di konsumen minyak terbesar di dunia, AS dan Tiongkok.

Minyak mentah acuan internasional Brent diperdagangkan pada $78,10 per barel pada pukul 11.07 waktu setempat (08.07 GMT), turun 0,99% dari harga penutupan $78,88 per barel pada sesi perdagangan sebelumnya pada hari Jumat (1/12).Untuk hari ini, Rabu (6/12) pagi WIB, Brent turun 83 sen atau 1,1 persen ke posisi 77,2 dolar AS per barel.

Sementara patokan jenis Amerika, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan pada waktu yang sama pada $73,37 per barel, turun 0,95% dari penutupan hari Jumat di $74,07 per barel. Sedangkan kontrak perdagangan WTI untuk Desember di Rabu pagi WIB  turun 72 sen atau 1 persen menjadi 72,32 dolar AS per barel.

Selama pertemuan tingkat menteri OPEC dan non-OPEC ke-36 yang diadakan pada hari Kamis (30/11), produsen OPEC+ mendukung keputusan pengurangan produksi mereka sebelumnya, yang telah disepakati untuk diperpanjang hingga akhir tahun depan. Segera setelah pertemuan tersebut, beberapa anggota kelompok tersebut memperkenalkan beberapa pemotongan sukarela secara individual, yang sebagian besar merupakan perpanjangan dari pengurangan produksi saat ini.

Penutupan perdagangan tersebut merupakan penutupan terendah bagi kedua patokan harga minyak mentah tersebut sejak 6 Juli. Bagi WTI, ini adalah pertama kalinya sejak Mei harga turun selama empat hari berturut-turut.

Penurunan harga ini terjadi meskipun ada komentar dari Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak bahwa OPEC+ siap memperdalam pengurangan produksi minyak pada kuartal pertama 2024 untuk menghilangkan spekulasi dan volatilitas jika tindakan yang ada untuk memangkas produksi tidak cukup.

Di sisi lain, produksi di AS mencapai rekor tertinggi pada bulan lalu, sementara jumlah rig minyak terus meningkat. Jumlah rig minyak di AS bertambah 5 rig pada minggu ini, menurut data terbaru yang dirilis oleh perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes pada hari Jumat.

Namun, para ahli memperkirakan bahwa pengurangan produksi kelompok OPEC+ akan menjaga pasar tetap ketat.

Kekhawatiran terhadap perkiraan melemahnya permintaan di konsumen minyak terbesar dunia, Amerika Serikat dan Tiongkok, juga mendukung pergerakan harga yang lebih rendah. Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell pada hari Jumat mengindikasikan bahwa penurunan suku bunga akan bersifat ‘prematur’ dan kenaikan suku bunga lebih lanjut mungkin terjadi dalam beberapa bulan mendatang.

“Masih terlalu dini untuk menyimpulkan dengan keyakinan bahwa kita telah mencapai sikap yang cukup membatasi, atau berspekulasi mengenai kapan kebijakan akan dilonggarkan,” kata Powell dalam pidatonya di Spelman College di Atlanta, Georgia.

“Kami siap untuk memperketat kebijakan lebih lanjut jika hal itu dianggap tepat,” tambah Powell. Menurut data resmi yang dirilis pada hari Kamis, aktivitas manufaktur Tiongkok menurun untuk bulan kedua berturut-turut di bulan November. Indeks Manajer Pembelian (PMI) resmi Tiongkok turun menjadi 49,4, lebih cepat dari perkiraan.

Pasar juga mencermati ketegangan di Timur Tengah dan kemungkinan dampaknya terhadap jalur perdagangan minyak. Risiko gangguan pasokan dari wilayah tersebut membatasi kerugian.

Perang Israel berlanjut di Jalur Gaza, menewaskan lebih dari 15.500 orang, 70% di antaranya adalah wanita dan anak-anak, sementara korban luka melebihi 41.000 orang.(

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan