MTU News
Beranda Olahraga Ferrari Evaluasi Keandalan SF-23 di Musim 2023

Ferrari Evaluasi Keandalan SF-23 di Musim 2023

SF-23 / Ist

Modena – Balapan formula 1  musim 2023 telah berakhir dengan dominasi tim Red Bull Racing bersama Max Verstappen berhasil membawa RB19 dengan mesin Honda RBPT memenangkan kejuaraan. Verstappen bersama rekan setimnya Sergio Perez total mengumpulkan 860 bagi tim asal Austria itu.

Dominasi RBR tersebut jauh meninggalkan para kompetitornya, baik Mercedes maupun Ferrari, dengan total perolehan nilai bahkan hampir separuh poin yang dikumpulkan oleh Verstappen dan Perez.

Mempersiapkan musim 2024, kepala Tim Balap Ferrari Frederic Vasseur mengatakan bahwa Scuderia Ferrari menyoroti masalah keandalan yang memengaruhi performa mereka sepanjang Formula 1 musim 2023.

“Kami mempunyai masalah keandalan. Tapi secara keseluruhan, kami juga menunjukkan progres positif di balapan terakhir (GP Abu Dhabi),” kata Vasseur, seperti yang dikutip dari keterangan resmi Formula 1, Jumat (8/12).

Adapun sejauh ini, Ferrari hanya membukukan satu kemenangan grand prix yang diraih oleh Carlos Sainz di Singapura, serta total tujuh podium dalam 11 balapan.

Menyoroti akhir musim mereka di Abu Dhabi, Vasseur merasa timnya dengan mobil SF-23 melewatkan sejumlah momentum dan peluang. Meski demikian, ia tetap yakin bahwa dengan terus berusaha, ia dan tim bisa kembali tampil kompetitif atau bahkan mematahkan dominasi Red Bull.

“Jika melihat tiga atau empat balapan terakhir, kami selalu berada di baris pertama, kami bertarung dengan Red Bull, dan kami harus menjaga momentum ini untuk tahun depan,” ujar Vasseur.

Insinyur yang sebelumnya pernah menangani tim Alfa Romeo itu pun menyimpulkan masalah keandalan yang ia sebutkan di awal berdampak pada konsistensi para pembalap sepanjang tahun ini. Sehingga, hal itu lah yang ingin dirinya dan tim perbaiki pada musim mendatang

“Saya pikir secara keseluruhan, ini lebih merupakan masalah keandalan. Ada ruang untuk perbaikan mobil di tahun depan, tapi saya tidak ingin terlalu optimistis. Namun, jika dilihat dari akhir musim ini, saya pikir kami harus membangun dinamika ini,” kata Vasseur.

Vasseur melanjutkan, akhir positif bagi Ferrari pada 2023 akan menjadi sebuah dorongan ekstra bagi tim yang ingin mengakhiri puasa gelar selama 15 tahun. Tahun 2008 menandai kemenangan terakhir mereka di klasemen konstruktor, sementara 2007 merupakan kemenangan terakhir pembalap mereka bersama Kimi Raikkonen.

Balapan Formula 1 musim 2024 dijadwalkan akan dibuka di Bahrain pada 29 Februari hingga 2 Maret 2024. (Antara/GHP)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan