MTU News
Beranda Headline Terkini Banjir Terjadi Di Madina, 36 Santri Mustofawiyah Hanyut

Banjir Terjadi Di Madina, 36 Santri Mustofawiyah Hanyut

Banjir yang terjadi di Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (20/12/2023)

Mandailing Natal – Hujan yang mengguyur sejak pukul 20.00 WIB, Rabu (20/12), di Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina) mengakibatkan air Sungai Singolot meluap.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madina Mukhsin Nasution mengaku pihaknya langsung bergerak menuju Desa Purba Baru begitu mendapatkan informasi adanya banjir

. “Kami dan Basarnas langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi santri yang ada di seberang sungai,” katanya

Muksin mendata, diwilayah Kecamatan Penyabungan penyabungan, terjadi tanah longsor dan pohon tumbang, itu terjadi di Desa Tano Bato Pada pukul 21.00 Wib. Rabu (20/12/2023) akibat hujan lebat terus menerus.

Muksin juga mendata di Kecamatan Lembah Sorik Merapi terjadi Banjir, dari luapan Aek Singgolot sehingga mengakibatkan 36 santri dari Pondok Pesantren Mustofafawiyah hanyut, dan 2 buah rumah milik warga rusak berat, kejadian ini terjadi jam 20.30 Wib.

Dari kejadian ini menyebabkan 1 orang santri bernaa Nur Rahmad (19) luka-luka dan saat ini dirawat oleh tim medis di RSUD Penyabungan.

BPBD Madina menginggatkan bagi pengendara agar berhati-hati jika melalui kawasan tersebut, karena karea musim penghujan..
“kepada para pengendara juga dihimbau agar sealu berhati-hati dalam perjalanan apalagi saat ini musim penghujan.” Ungkap Muksin.

Dari kejadian banjir banjir dan longsor di Kabupaten Madina ini, belum ada dilaporkan terjadinya korban Jiwa.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan