Penalti Gundongan Selamatkan Muka Barca
Gran Canaria – Dorongan pemain pengganti Daley Sinkgraven terhadap Ilkay Gundongan di area terlarang tidak hanya berbuah kartu merah tapi menggagalkan tuan rumah Las Palmas meraih angka dari tamunya Barcelona.
Gundongan yang maju sebagai eksekutor penalti tidak membuang peluang tersebut dan dengan dingin menaklukkan kiper Alvaro Valles sekaligus menyelamatkan muka klub asal Catalan tersebut dari tim asal Pulau Canaria.
Meski menguasai jalannya permainan namun lini serang Barcelona tampil kaku dan kurang cair saat berada di daerah lawan. Rafinha dan Robert Leiwandowski di depan tidak padu dan lebih banyak berusaha sendiri di depan meski peluang sudah terbuka untuk mencetak gol.

Permainan buruk Barca harus dibayar mahal karena tuan rumah mampu mencuri gol di babak pertama saat Sandro Ramirez yang terlepas di sisi kiri pertahanan melepas umpang silang yang mampu diselesaikan dengan baik oleh Munir El Hadadi. Selepas gol tersebut Ramirez juga mendapat dua peluang terbuka yang sayangnya masih dimentahkan tiang gawang dan kiper Inaki Pena.
Keberuntungan bagi pasukan Xavi Hernandes baru terjadi di babak kedua setelah sapuan Alex Suarez malah mengenai Sergi Roberto dan bola liar berhasil dimanfaatkan oleh Ferran Torres untuk menyamakan kedudukan. Dan muka tim asal Catalan itu terselamatkan oleh Gundongan yang berhasil mengkonversi penalti di menit terakhir pertandingan.
Gol penalti Gündogan di menit ke 93 menjadi comeback keempat Barcelona di Liga, namun sepertinya itu tidak cukup untuk meningkatkan permainan mereka. Tim besutan Xavi memang menang, tapi tidak meyakinkan. Ini adalah kemenangan tipis ketiga belas dari 16 kemenangan musim ini. Mereka mampu mempertipis jarak dengan tujuh poin di belakang Real Madrid dan Girona, namun kualitas permainan mereka di atas lapangan jauh dari kedua tim tersebut.
“Jika Anda bermain di antara lini, itu adalah untuk menyerang ruang. Kami telah melakukan latihan untuk itu selama seminggu. Banyak umpan horizontal sehingga sulit untuk menyerang ruang,” ujar Xavi membela diri.

“Kami mendominasi permainan, tapi hari ini pembicaraannya sangat singkat. Itu adalah topik mengenai ‘timing’, dari umpan diagonal. Permainan memerlukan hal itu. Di babak kedua kami bagus. Di babak pertama sulit bagi kami. Kami dengan jelas melihat umpan di belakang kami dan kami bergegas. Saya pikir kemenangan ini pantas didapat,” jelas Xavi.
Di sisi lain kekalahan ini membuat Las Palmas tertahan di peringkat ke-10 dan harus menahan sementara ambisi mereka menembus kompetisi Eropa musim depan. Sedangkan Barcelona cukup beruntung bisa naik ke peringkat ketiga menggeser Atletico Madrid ke posisi kelima setelah Antoine Griezmann dan kawan-kawan takluk dari Girona sehari sebelumnya.
Athletic Bilbao menempel Barcelona di peringkat ke-4 LaLiga dengan nilai 38 usai menang 0-2 vs Sevilla. (marca/GHP)











