MTU News
Beranda Daerah Bandara AH Nasution Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Mandailing Natal

Bandara AH Nasution Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Mandailing Natal

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (tengah) meninjau Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara

“Menhub: Bandara AH Nasution Dorong Pertumbuhan Ekonomi Mandailing Natal dengan Potensi Tambang, Perkebunan, dan Pariwisata”

JAKARTA | MTUNews.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa kehadiran Bandara Jenderal Besar Abdul Haris (AH) Nasution akan berkontribusi dalam mengembangkan dan meningkatkan potensi ekonomi di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.

Menurutnya, bandara tersebut akan membuka peluang pengembangan sektor pertambangan, perkebunan seperti karet dan kelapa sawit, serta pertanian, terutama di bidang padi. Selain itu, Menhub juga menyoroti kekayaan budaya dan alam Mandailing Natal sebagai magnet pariwisata, yang diharapkan akan menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Dalam keterangan resminya di Mandailing Natal, Sabtu, Menhub Budi menjelaskan bahwa keberadaan Bandara AH Nasution akan menjadi infrastruktur vital dalam mendukung transportasi dan pengembangan ekonomi daerah. Ia berharap bahwa dengan adanya bandara ini, potensi ekonomi Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Mandailing Natal, dapat semakin tergali.

Proyek pembangunan Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution telah dimulai oleh Kementerian Perhubungan sejak tahun 2020 dengan anggaran mencapai Rp434,5 miliar. Bandara ini dilengkapi dengan fasilitas seperti landasan pacu, taxiway, apron, dan terminal yang dirancang untuk melayani pesawat ATR 72.

Menhub Budi juga mengungkapkan bahwa tim Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) Wings Air (Lion Group) telah melakukan survei terkait kesiapan fasilitas di Bandara AH Nasution pada 1 April 2024. Rencananya, bandara ini akan melayani penerbangan menuju Medan, Padang, dan Pekanbaru, dengan harapan dapat mengurangi waktu perjalanan darat yang biasanya memakan waktu 5-10 jam.

Desain gedung terminal Bandara AH Nasution terinspirasi dari rumah adat Bagas Godang, merupakan warisan budaya tradisional Suku Mandailing. Menhub Budi menyampaikan rasa syukurnya karena pembangunan bandara telah selesai. Setelah diresmikan, bandara ini akan beroperasi dengan rute yang telah disiapkan.

Kunjungan kerja Menhub Budi juga dihadiri oleh beberapa pejabat penting seperti Direktur Jenderal Perhubungan Udara Maria Kristi, Bupati Mandailing Natal HM. Jafar Sukhairi Nasution, Direktur Bandara Udara Lukman F laisa, dan Kepala Bandara UPBU Aek Godang Abdul Rozak. (MS)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan