Anindya Bakrie Terpilih Jadi Ketua Kadin Indonesia di Munaslub
JAKARTA || MTUNNews.com – Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin Indonesia resmi menetapkan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum, menggantikan Arsjad Rasjid. Keputusan ini disepakati oleh 28 Kadin provinsi yang berpartisipasi dalam Munaslub.
Anindya Bakrie, lahir pada 10 November 1974, merupakan putra sulung Aburizal Bakrie. Ia menyelesaikan pendidikan S1 di Northwestern University dan melanjutkan S2 di Stanford University. Anindya memulai karier di sektor perbankan investasi di Amerika Serikat sebelum kembali ke Indonesia untuk menduduki posisi penting di Bakrie Group serta memimpin perusahaan media seperti ANTV dan TV One.
Selain aktif di dunia bisnis, Anindya juga merupakan salah satu pemilik klub sepak bola Oxford United bersama Erick Thohir. Keterlibatannya meliputi kolaborasi penelitian dengan Oxford University dan dukungan untuk mahasiswa Indonesia di sana. Anindya dan klubnya bahkan pernah bertanding di Wembley dalam final play-off untuk promosi ke Divisi Championship.

Dalam pidato sambutannya sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia terpilih, Anindya menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh para tokoh penting yang hadir, seperti Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, serta ayahnya, Aburizal Bakrie, mantan Ketua Umum Kadin Indonesia.
“Terima kasih kepada semua yang telah meluangkan waktu, termasuk pak Ketua MPR, pak Menteri Investasi, ayahanda, dan semuanya. Saya sangat berterima kasih dari lubuk hati yang paling dalam,” ujar Anindya dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, Sabtu (14/9/2024).
Anindya juga mengungkapkan rasa harunya saat melihat beberapa tokoh Kadin yang tampak emosional atas terpilihnya dirinya sebagai Ketua Umum. “Saya pikir para petarung organisasi juga punya hati yang begitu dalam. Mudah-mudahan, penantian kita semua kini telah terbayarkan,” katanya.
Ia pun menyadari bahwa posisi barunya akan menghadapi banyak tantangan, terutama di awal masa jabatannya, dan memohon dukungan dari semua pihak untuk menghadapi situasi tersebut. “Saya tahu akan ada tantangan, riak-riak dalam organisasi itu biasa. Namun, lebih baik jika tantangan itu muncul di depan, bukan di belakang atau di tengah,” ucap Anindya. (Win)










