Pj Bupati Taput akan Panggil Kasatpol PP Soal Sembako
TAPANULI UTARA || MTUNews.com – Pejabat (Pj) Bupati Tapanuli Utara (Taput), Dr. Dimposma Sihombing, S.Sos., MAP mengumumkan rencananya untuk memanggil Kasatpol PP, Rudi Sitorus, guna dimintai keterangan terkait penumpukan sembako yang ditemukan oleh Panwascam Sipoholon pada Jumat, 27 September 2024. Penumpukan sembako tersebut memicu kekhawatiran akan adanya penyalahgunaan wewenang dalam konteks Pilkada 2024.
“Sebagai atasan, saya berencana untuk memanggil beliau (Rudi Sitorus) besok,” kata Dimposma ketika ditemui wartawan pada Senin, 30 September 2024, usai mengikuti paripurna pelantikan 35 Anggota DPRD Taput untuk masa bakti 2024-2029. Dia menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
“Kita harus menentukan apakah ada kesalahan dari yang bersangkutan atau tidak. Oleh karena itu, sanksi belum dapat diberikan sebelum ada hasil pemeriksaan,” tambahnya.

Pj Bupati juga menegaskan bahwa pengepakan ratusan sembako oleh sejumlah personel Satpol PP dilakukan tanpa sepengetahuannya sebagai pimpinan. “Saya tidak memberikan izin untuk kegiatan itu. Besok kita panggil untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut,” ujarnya dengan tegas. Ia menambahkan bahwa pegawai negeri sipil (ASN) tidak diperbolehkan menjalankan bisnis sampingan selama jam kerja.
Sebelumnya, media mtunews.com melaporkan bahwa rumah pribadi Rudi Sitorus dipenuhi oleh tumpukan ribuan kemasan sembako yang dibungkus plastik merah, berisi barang-barang seperti gula, minyak goreng, dan susu. Selain itu, terdapat sebuah truk Canter Colt Diesel berplat nomor BB 8667 EC yang diparkir di depan rumahnya, juga membawa paket sembako yang sama.
Menanggapi dugaan tersebut, Rudi Sitorus membantah bahwa paket sembako tersebut terkait dengan Pilkada Taput. “Itu adalah bisnis istri saya. Tidak ada sangkut pautnya dengan Pilkada,” ujarnya dengan tegas. Rudi juga mengklaim bahwa kehadiran beberapa pegawai Satpol PP di rumahnya, yang viral dalam sebuah video, hanya untuk mengisi waktu luang mereka, bukan berkaitan dengan kegiatan politik.
Situasi ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat, terutama menjelang pemilihan umum, dan menekankan pentingnya transparansi serta integritas dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Pj Bupati Dimposma Sihombing berharap pemanggilan Kasatpol PP dapat memperjelas situasi dan menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan di Tapanuli Utara. (Jufri – Red)










