Saat dikonfirmasi oleh awak media MTUNews.com pada 29 Oktober 2024, Rebecca menegaskan bahwa ia tidak pernah menyampaikan komentar yang dimuat dalam berita tersebut. “Saya tidak pernah diwawancarai oleh siapa pun, baik wartawan maupun pihak lain, terkait isu tersebut,” ungkap Rebecca.
Rebecca menjelaskan bahwa, pada pagi hari sebelum berita itu diterbitkan, ia sempat menerima pesan singkat melalui WhatsApp dari seseorang yang menanyakan pandangannya tentang Robinsar Sinaga (RBS), yang disebut-sebut tidak melibatkan Partai Golkar dalam kontestasi Pilkada Sibolga. “Namun, saya tidak merespon pertanyaan tersebut,” kata Rebecca.
Lebih lanjut, Rebecca mengaku tidak mengetahui adanya ketidakharmonisan antara Robinsar Sinaga dan Partai Golkar. “Baik secara pribadi maupun sebagai anggota partai, saya tidak pernah berkomunikasi atau bertatap muka dengan Pak Robinsar mengenai isu pemilu. Bahkan, saat pengantaran berkas ke KPU, saya tidak diundang secara pribadi maupun sebagai anggota Partai Golkar,” jelas Rebecca.
Rebecca juga menegaskan bahwa dirinya tidak menerima undangan untuk bergabung dalam tim pemenangan pasangan Robinsar-Mukhlis (Romantis). “Jika ada undangan, saya akan mempertimbangkannya setelah perselisihan antara Partai Golkar dan Pak Robinsar diselesaikan. Saya tidak tahu-menahu soal konflik tersebut,” tambahnya.
“Saya terkejut melihat nama saya muncul dalam berita tersebut, padahal saya sama sekali tidak diwawancarai oleh siapa pun,” ujar Rebecca, menutup pernyataannya. Ia juga menegaskan ketidaktertarikannya untuk terlibat dalam Pilkada Sibolga karena ingin fokus pada usaha yang sedang dijalankannya. (Herianto Marpaung)