MTU News
Beranda Legenda Kedai Kopi Tertua di Indonesia, Berdiri Sejak 1878

Kedai Kopi Tertua di Indonesia, Berdiri Sejak 1878

Ini jadi kedai kopi pertama di Jakarta sejak 1878 © 2023 merdeka.com

JAKARTA || MTUNews.com – Warung Kopi Tek Sun Ho, yang dikenal sebagai kedai kopi tertua di Indonesia, telah berdiri sejak tahun 1878 di Jakarta. Selama 145 tahun, kedai ini terus memikat para pencinta kopi dengan cita rasa yang tidak berubah sejak pertama kali didirikan. Aroma khas kopi yang diseduh di tempat ini memenuhi setiap sudut ruangan, membuat para pengunjung betah menikmati secangkir kopi legendaris.

Ragam Varian Kopi Legendaris
Kedai ini menawarkan beberapa varian kopi unggulan, seperti kopi rajabika, arabika spesial, dan robusta, yang diolah menggunakan resep khas turun-temurun. Meskipun berbagai inovasi dilakukan, kedai tetap mempertahankan metode tradisional untuk menjaga kualitas dan rasa autentik kopinya.

Awal Mula Didirikan oleh Saudagar China
Mengutip laman resmi Warung Kopi Tinggi, kedai ini awalnya didirikan oleh Liaw Tek Soen, seorang saudagar rempah asal China. Berawal dari bisnis biji kopi berkualitas premium, Liaw Tek Soen melihat peluang besar di dekat pelabuhan Batavia, tempat kopi menjadi salah satu komoditas ekspor utama Hindia Belanda.

Biji-biji kopi yang digunakan awalnya dibawa oleh seorang penjual keliling, seorang perempuan yang kemudian menjadi ikon kedai ini dengan nama “Bakoel Koffie”. Proses pengolahan kopinya dilakukan secara tradisional, mulai dari penjemuran, penyangraian dengan pasir, hingga pengayakan dan penumbukan menggunakan lesung.

Ini jadi kedai kopi pertama di Jakarta sejak 1878 © 2023 merdeka.com

Jargon dan Popularitas di Kalangan Belanda dan Pribumi
Kedai ini mendapatkan reputasi dengan jargon “Eerstee Weltevredensche Koffiebranderij,” yang berarti kedai kopi pertama di Sawah Besar. Setelah kepemilikannya diwariskan kepada anak angkat Liaw Tek Siong, kedai semakin dikenal luas. Warga Belanda dan pribumi sering mengunjungi kedai ini untuk menikmati secangkir kopi nikmat yang mulai diolah dengan mesin modern pada masa itu.

Destinasi Wisata Sejarah Kopi
Kini, kedai ini telah berkembang menjadi dua lokasi, yakni Warung Kopi Tinggi di Jalan Batu Jajar No.35 B, Hayam Wuruk, dan Bakoel Koffie di kawasan Cikini. Meskipun terpisah, keduanya masih dikelola oleh keluarga pendiri yang sama, dengan tetap melestarikan resep warisan mereka.

Di kedai ini, pengunjung tidak hanya menikmati kopi yang lezat, tetapi juga disuguhi sejarah panjangnya yang penuh inspirasi. Dengan atmosfer nostalgia yang kental, Warung Kopi Tek Sun Ho kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah kopi di Jakarta, membuktikan bahwa warisan budaya bisa tetap hidup di tengah modernitas. (red-win)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan