Dalam pidatonya, Prabowo sempat mengungkapkan kejengkelan yang disampaikan dengan gaya bercanda. Ia menegaskan bahwa selama lima tahun berada di kabinet Jokowi sebagai Menteri Pertahanan, dirinya melihat langsung bagaimana Jokowi hanya berpikir untuk kepentingan rakyat.
“Pak Jokowi saya yakin tidak punya ambisi untuk bikin ini dan bikin itu. Saya kenal, saya di kabinet beliau lima tahun, saya saksi. Pikiran beliau hanya untuk rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menyinggung tuduhan bahwa dirinya dikendalikan oleh Jokowi. Ia menyampaikan hal tersebut dengan gestur mulut seolah mengumpat tanpa suara, yang kemudian disambut riuh tawa dan dukungan dari para kader yang hadir.
“Nanti dibilang saya, apa Pak, saya dikendalikan Pak Jokowi, cawe-cawe,” kata Prabowo, sebelum menampilkan gestur tersebut.
“Kenapa? Kenapa kalian ribut, kan saya enggak ngomong apa-apa, benar?” sambungnya sambil tertawa.
Guyonan Jokowi ke Prabowo: Sangat Kuat, tapi Dua Kali Saya Kalahkan
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga melontarkan candaan kepada Prabowo terkait perjalanan politiknya. Jokowi mengakui bahwa Prabowo merupakan sosok yang tangguh dan memiliki determinasi tinggi, sebagaimana terbukti dari perjuangannya dalam politik.
“Kita tahu tadi sudah disampaikan oleh Pak Prabowo. Buktinya berkali-kali kalah tetap terus maju, dan akhirnya menang,” kata Jokowi, yang disambut tawa para hadirin.
“Mohon maaf dua kali yang mengalahkan saya,” tambahnya, kembali memancing gelak tawa tamu undangan.
Jokowi meyakini bahwa dengan tingginya tingkat kepercayaan publik serta dukungan politik yang besar, Prabowo akan mampu mewujudkan program-program pemerintahan dengan baik.
Ia juga memuji kepemimpinan Prabowo yang dinilainya unik dan efektif, serta membandingkannya dengan kerja mesin Gerinda yang mampu menghaluskan sesuatu yang kasar, tetapi tetap merangkul semua pihak.
“Yang bisa halus, dihaluskan. Yang tidak bisa dihaluskan tapi diajak terus, dirangkul, semua diajak. Saya melihat kepemimpinan Pak Prabowo sangat unik dan sangat bagus untuk negara kita,” ujar Jokowi.
Di akhir pidatonya, Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun kepada Partai Gerindra yang kini memasuki usia ke-17. Ia juga memberikan selamat kepada Prabowo yang kembali terpilih sebagai Ketua Umum Partai Gerindra periode 2025-2030.
“Kami mendukung Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk membawa Indonesia menjadi negara maju, yang adil dan makmur, membawa Indonesia menjadi Indonesia Raya,” tutup Jokowi. (red-jeconiah)