Prabowo–Anwar Bahas Efek Tarif Trump
JAKARTA || MTUNews.com – Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim membahas dampak kebijakan tarif impor Amerika Serikat yang diumumkan Presiden Donald Trump terhadap negara-negara ASEAN dalam pertemuan bilateral di kediaman resmi PM Anwar, Kompleks Seri Perdana, Putrajaya, Malaysia, Minggu (6/4).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana halal bihalal Idulfitri itu menjadi forum penting bagi kedua pemimpin negara pendiri ASEAN untuk menyoroti isu ekonomi regional serta solidaritas kemanusiaan.
“Kami berbincang mengenai isu-isu serantau yang penting, termasuk dampak tarif baru yang diterapkan Amerika Serikat terhadap negara-negara ASEAN, selain menyentuh usaha dan tindakan bersama dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat di Myanmar yang terkesan akibat bencana gempa,” ujar PM Anwar melalui pernyataan resmi di media sosialnya.

Meski tidak merinci isi diskusi terkait tarif Trump, kedua pemimpin disebut memiliki keprihatinan bersama terhadap lonjakan beban ekonomi yang ditimbulkan kebijakan tersebut terhadap kawasan ASEAN. Berdasarkan data, Indonesia termasuk negara dengan tarif resiprokal tertinggi, yakni 32 persen, disusul Vietnam (46%), Kamboja (49%), dan Thailand (36%).
Presiden Prabowo sendiri belum mengeluarkan pernyataan langsung kepada publik mengenai langkah ASEAN ke depan dalam merespons kebijakan tarif AS tersebut.
Selain isu ekonomi, Prabowo dan Anwar juga membahas koordinasi kawasan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban gempa bumi di Myanmar. Kedua pemimpin sepakat bahwa solidaritas ASEAN perlu ditingkatkan dalam situasi krisis.
Usai pertemuan tertutup, PM Anwar menegaskan pentingnya menjaga persahabatan strategis antara Indonesia dan Malaysia. “Semoga semangat Aidilfitri terus memperkuat hubungan persaudaraan dan kerja sama antara Malaysia dan Indonesia atas nama keamanan dan kesejahteraan serantau,” tulisnya.

Dalam dokumentasi resmi, Prabowo tampak mengenakan batik cokelat tua dan kopiah hitam. Ia disambut langsung oleh PM Anwar di teras kediaman dan kemudian menggelar pembicaraan empat mata di ruang pertemuan. Usai pertemuan, Prabowo diantar hingga ke kendaraannya dan bertolak ke Bunga Raya Complex, KLIA, untuk kembali ke Jakarta pada malam harinya.
Presiden Prabowo turut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah selama kunjungan di Putrajaya. (red-win)










