MTU News
Beranda KSAD Bursa Wakil Panglima TNI: Ini Kandidatnya

Bursa Wakil Panglima TNI: Ini Kandidatnya

JAKARTA || MTUNews.com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengonfirmasi bahwa kursi Wakil Panglima TNI yang selama ini kosong akan segera diisi. Dalam keterangannya usai rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4/2025), Agus menyebut sudah mengantongi sejumlah nama kandidat yang dinilai memenuhi syarat untuk menduduki posisi strategis tersebut. “Ada beberapa kandidat (Wakil Panglima). Saya kan sudah eligible, banyak yang eligible. Nanti kita akan pilih siapa yang terbaik,” ujarnya.

Agus juga menegaskan bahwa secara struktural, jabatan Wakil Panglima TNI hanya dapat diisi oleh perwira tinggi berpangkat bintang empat. “Bintang empat, wakil panglima itu bintang empat,” katanya menegaskan.

Jabatan Wakil Panglima TNI sendiri diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia. Dalam perpres tersebut disebutkan bahwa Wakil Panglima bertugas membantu Panglima TNI dalam mengoordinasikan pembinaan kekuatan, kemampuan, dan gelar kekuatan TNI secara terpadu (interoperabilitas Tri Matra), serta bertanggung jawab langsung kepada Panglima TNI.

Hingga kini, terdapat tiga perwira aktif berpangkat jenderal bintang empat yang disebut-sebut berpeluang besar mengisi jabatan Wakil Panglima TNI. Ketiganya berasal dari matra berbeda, yakni Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Berikut profil lengkap mereka:

1. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (KSAD)

Lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Februari 1970, Maruli merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992 yang meniti karier di kesatuan Infanteri Kopassus dan Detasemen Tempur Cakra. Ia dilantik sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada 29 November 2023.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) sejak awal 2022, serta Pangdam IX/Udayana hingga November 2020. Maruli juga pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (2018–2020). Menantu Luhut Binsar Pandjaitan ini juga dikenal sebagai atlet judo berprestasi dengan raihan medali di berbagai kejuaraan militer tingkat ASEAN dan internasional.

2. Laksamana TNI Muhammad Ali (KSAL)

Lahir pada 9 April 1967, Laksamana Ali adalah perwira lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1989, dan dikenal sebagai spesialis kapal selam. Karier militernya dimulai di KRI Sigalu-857 (1990) dan berkembang pesat di satuan kapal selam, termasuk KRI Nanggala-402 dan KRI Pasopati-410.

Ali menjabat sebagai Komandan KRI Nanggala-402 (2004–2005), dan mengisi berbagai posisi strategis lainnya seperti Gubernur AAL (2018–2019), Panglima Komando Armada I (2019–2020), dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I (2021–2022). Ia dilantik sebagai KSAL pada Desember 2022.

3. Marsekal TNI M. Tonny Harjono (KSAU)

Tonny lahir pada 4 Oktober 1971 dan merupakan alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1993. Ia adalah pilot tempur berpengalaman dengan jam terbang tinggi di pesawat Hawk MK-53, F-16 Fighting Falcon, hingga Sukhoi Su-27 dan Su-30. Ia juga mengoleksi berbagai brevet kehormatan, seperti Brevet Wira Waskita, Air Force Pilot Sniper dari USSR, dan Flight Surgeon dari USAAF.

Tonny pernah menjadi Komandan Lanud Timika, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Komandan Kodiklatau, Panglima Koopsudnas, dan Panglima Kogabwilhan II. Di luar institusi TNI AU, Tonny juga pernah menjabat sebagai Ajudan Presiden Joko Widodo (2014–2016) dan Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) pada 2022. Ia resmi menjadi Kepala Staf Angkatan Udara sejak 2023.

Dengan latar belakang dan rekam jejak yang kuat dari masing-masing kandidat, publik kini menanti siapa yang akan dipilih oleh Panglima TNI Agus Subiyanto untuk mengisi jabatan Wakil Panglima TNI—posisi krusial dalam menjaga sinergi tiga matra dan memimpin interoperabilitas pertahanan nasional. (red-msitompul)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan