Bupati Samosir Siap Kawal Revalidasi Geopark Toba
MEDAN || MTUNews.com – Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan dukungan penuh terhadap upaya revalidasi status Toba Caldera UNESCO Global Geopark, dengan harapan kawasan tersebut kembali memperoleh “kartu hijau” setelah sebelumnya menerima catatan evaluasi atau “kartu kuning” dari UNESCO. Dalam rapat persiapan yang dipimpin langsung Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution di Aula Raja Inal Siregar, Vandiko menegaskan bahwa lima geosite utama di wilayah Kabupaten Samosir masih terjaga kelestariannya, yaitu Pusuk Buhit, Tele-Efrata-Sihotang, Huta Tinggi-Sidihoni, Simanindo-Batu Hoda, Ambarita-Tuktuk-Tomok, serta Pusat Informasi Geopark di Sigulatti.
Sejak Toba Caldera resmi menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGGp) pada tahun 2020, Pemkab Samosir terus berkomitmen menjaga keunikan geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati melalui sejumlah regulasi, edukasi masyarakat, hingga pelatihan kepada BUMDes dan kelompok wisata. Hasilnya, dua desa wisata di Samosir mencatat prestasi nasional, yakni Desa Hariara Pohan yang meraih juara II Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023, dan Desa Huta Tinggi yang masuk lima besar nasional pada 2021.
Dalam paparannya, Vandiko juga menyampaikan bahwa kegiatan edukasi geopark telah dilakukan hingga ke sekolah-sekolah melalui kurikulum dan geopark corner, serta pendampingan UMKM yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemkab Samosir juga berharap lokasi geosite di wilayahnya dapat dimasukkan sebagai lintasan utama dalam event internasional seperti UTMB (Ultra-Trail du Mont-Blanc).

Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Bappenas, Kementerian Pariwisata RI, pihak pengelola Geopark Toba, serta para bupati dan kadis pariwisata se-Kawasan Danau Toba. Gubernur Sumut menegaskan bahwa penilaian ulang oleh tim asesor UNESCO yang akan berlangsung pada 21–25 Juli 2025, harus direspons dengan kerja nyata, termasuk pemenuhan empat rekomendasi UNESCO: peningkatan penelitian dan peta geologi, peningkatan visibilitas geopark, pelestarian budaya, dan penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional.
Menutup rapat, Gubernur Bobby dan tujuh kepala daerah kawasan Danau Toba menandatangani komitmen bersama mendukung revalidasi dan keberlanjutan Toba Caldera sebagai warisan dunia, seraya menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam, mencegah kebakaran hutan, serta menindak tegas pelanggaran yang mengancam ekosistem geopark. (red-MS)









