Operasi Patuh Jaya 2025: Ini Target Utamanya!
JAKARTA || MTUNews.com – Polda Metro Jaya resmi menggelar Operasi Patuh Jaya 2025 mulai Senin (14/7/2025), yang akan berlangsung selama 14 hari hingga 27 Juli mendatang. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas serta menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary, dalam keterangannya menyampaikan bahwa sasaran Operasi Patuh Jaya tahun ini dibagi menjadi empat kategori utama, yakni: pengendara, kendaraan, tempat/lokasi, dan kegiatan.
Untuk kategori pengendara, operasi menargetkan pelanggaran seperti pengemudi yang:

-
Melanggar marka jalan atau melawan arus,
-
Mengemudi dalam pengaruh alkohol atau narkoba,
-
Menggunakan ponsel saat berkendara,
-
Tidak memakai helm SNI (bagi pengendara roda dua),

-
Tidak mengenakan sabuk pengaman (roda empat),
-
Melebihi batas kecepatan,
-
Pengemudi di bawah umur.
Sementara untuk kategori kendaraan, sasaran meliputi:

-
Kendaraan tidak layak jalan,
-
Kendaraan tanpa STNK atau TNKB tidak sesuai ketentuan,
-
Kendaraan yang tidak dilengkapi kaca spion standar atau menggunakan knalpot tidak sesuai,
-
Kendaraan pribadi yang memasang rotator dan sirine tidak sesuai peruntukan.

Pada kategori tempat atau lokasi, titik operasi akan difokuskan di:
-
Kawasan tertib lalu lintas dan kawasan rawan pelanggaran,
-
Jalan tol, kawasan industri, dan jalan protokol,
-
Titik masuk dan keluar terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, serta pusat perbelanjaan dan objek wisata,

-
Jalur ganjil-genap.
Untuk kategori kegiatan, sasaran meliputi:
-
Penggunaan jalan tidak sesuai fungsi, seperti pasar tumpah dan PKL yang berjualan di trotoar,
-
Kegiatan penggalangan dana ilegal dan aksi unjuk rasa yang mengganggu lalu lintas.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, menyatakan bahwa sebanyak 2.938 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini. Operasi Patuh Jaya tahun ini mengangkat tema: “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas.”
“Tema ini sangat relevan dengan semangat membangun Indonesia yang maju dan sejahtera. Ketertiban berlalu lintas mencerminkan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum,” ujar Irjen Karyoto.
Ia juga menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas dengan humanis dan simpatik, serta menjunjung tinggi integritas dalam bertugas.
“Tidak ada negosiasi, tidak ada transaksi. Hindari tindakan kontraproduktif dan jangan sakiti hati masyarakat,” tegasnya.
Operasi Patuh Jaya 2025 diharapkan dapat menciptakan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) yang lebih baik di Jakarta dan sekitarnya. (red-MS)
















