MTU News
Beranda Presiden Airin Diisukan Masuk Kabinet, Bahlil Ingatkan Soal Hak Presiden

Airin Diisukan Masuk Kabinet, Bahlil Ingatkan Soal Hak Presiden

Foto: Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Airin Rachmi Diany dalam acara silaturahmi DPP Partai Golkar di Istana, 27 Agustus 2025. Foto/Tangkapan layar IG @airinrachmidiany

TANGERANG SELATAN || MTUNews.com – Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi isu masuknya nama Airin Rachmi Diany dalam bursa calon menteri Kabinet Merah Putih. Ia menegaskan bahwa kewenangan pengisian kursi menteri sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya tidak tahu. Itu hak prerogatif Bapak Presiden,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Bahlil juga menekankan bahwa partai politik tidak boleh melampaui batas kewenangan dengan mencampuri urusan pengangkatan menteri maupun wakil menteri. “Sekali lagi, itu hak prerogatif Bapak Presiden. Kita partai-partai jangan melakukan tindakan melampaui batas kewenangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Presiden adalah pemegang penuh hak prerogatif dalam menyusun kabinet. Karena itu, Golkar akan tunduk dan patuh pada apa yang diputuskan Presiden.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025) memberhentikan dengan hormat lima menteri, yaitu Menko Polkam Budi Gunawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo. Dari jumlah tersebut, tiga posisi langsung diisi pejabat baru melalui pelantikan di Istana Negara.

Ketiganya adalah Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI, dan Ferry Joko Juliantono sebagai Menteri Koperasi. Selain itu, Presiden juga melantik Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) sebagai Menteri Haji dan Umrah, kementerian baru yang dibentuk, serta Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah. (red-win)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan