BANJARMASIN || MTUNews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan membuka kampus-kampus kedokteran gratis yang seluruh pembiayaannya ditanggung negara sebagai langkah strategis untuk mengatasi kekurangan tenaga medis di Indonesia. Kebijakan ini ditujukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter dan dokter gigi yang hingga kini masih defisit dalam jumlah besar.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato pada Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi yang disiarkan secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin 11 Januari 2026. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebut Indonesia masih kekurangan ratusan ribu tenaga medis sehingga diperlukan kebijakan konkret dan terukur.
Untuk menjawab persoalan tersebut, pemerintah berencana membuka kampus-kampus kedokteran di berbagai daerah dalam waktu dekat. Selain kedokteran, Prabowo juga menyatakan akan memperluas akses pendidikan tinggi di bidang teknik dan sektor-sektor strategis lainnya.
Menurut Prabowo, seluruh kampus yang dibuka tersebut dapat diakses secara gratis oleh seluruh anak bangsa tanpa pungutan biaya. Negara akan menanggung seluruh biaya pendidikan guna memastikan kesempatan yang setara bagi semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Prabowo menekankan bahwa pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Namun, ia mengingatkan bahwa pembangunan pendidikan harus dibarengi dengan pengelolaan keuangan negara yang kuat, bersih, dan berani mengambil keputusan.
Presiden juga menegaskan bahwa kebangkitan bangsa hanya dapat terwujud jika pemerintah dan masyarakat berani menghadapi persoalan nyata secara terbuka dan menyelesaikannya dengan tindakan nyata, bukan menghindari atau menutupinya. (red-sjs)