MTU News
Beranda Headline Terkini AS Resmi Keluar dari WHO, Trump Stop Pendanaan

AS Resmi Keluar dari WHO, Trump Stop Pendanaan

Foto: Di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, Amerika Serikat memutuskan hengkang dari WHO dan menghentikan seluruh pendanaan.

Amerika Serikat resmi menarik diri dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai Januari 2026. Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut perintah eksekutif Presiden Donald Trump yang menilai WHO tidak efektif dalam menangani pandemi Covid-19 serta dinilai membebani anggaran Amerika Serikat.

Dalam pernyataan bersama Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) serta Departemen Luar Negeri AS, pemerintah menyatakan hanya akan mempertahankan kerja sama yang sangat terbatas selama masa transisi. Pemerintah AS juga menegaskan tidak memiliki rencana untuk berpartisipasi sebagai pengamat maupun untuk kembali bergabung dengan WHO di masa mendatang.

Penarikan diri ini memicu sengketa terkait kewajiban finansial. Berdasarkan aturan WHO, negara anggota yang mundur diwajibkan memberikan pemberitahuan satu tahun sebelumnya serta melunasi tunggakan iuran sebesar sekitar 260 juta dolar AS. Namun, Washington menolak memenuhi ketentuan tersebut dengan alasan kontribusi AS selama ini dinilai telah melebihi porsi yang semestinya.

HHS selanjutnya mengonfirmasi bahwa seluruh pendanaan pemerintah Amerika Serikat untuk WHO telah dihentikan sepenuhnya. Sejumlah pakar menilai langkah ini berpotensi melanggar hukum domestik AS, meskipun kecil kemungkinan kebijakan tersebut akan dibatalkan secara hukum.

Dampak finansial dari hengkangnya AS dinilai signifikan bagi WHO, mengingat Amerika Serikat sebelumnya menyumbang sekitar 18 persen dari total anggaran organisasi tersebut. WHO dilaporkan telah melakukan pemangkasan besar-besaran, termasuk mengurangi jumlah manajemen dan merencanakan pengurangan seperempat tenaga kerjanya hingga pertengahan tahun akibat krisis anggaran.

Secara simbolis, keluarnya AS juga ditandai dengan penurunan bendera Amerika Serikat dari depan kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss. Sejumlah tokoh global, termasuk filantrop Bill Gates, menyayangkan keputusan tersebut dan menilai keberadaan WHO tetap krusial bagi kesehatan global.

Para pengamat memperingatkan bahwa langkah AS berpotensi melemahkan sistem deteksi dini penyakit dunia serta mengganggu kolaborasi internasional dalam menghadapi ancaman kesehatan di masa depan. Di sisi lain, Presiden Trump justru mendorong pembentukan inisiatif baru bernama Board of Peace, yang dinilai dapat menggeser peran lembaga-lembaga multilateral di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa. (red-jec)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan