MTU News
Beranda Daerah Bulog Sibolga Pastikan Bantuan Pangan Tapteng Tuntas Mei Ini

Bulog Sibolga Pastikan Bantuan Pangan Tapteng Tuntas Mei Ini

TAPANULI TENGAH || MTUNews.com – Perum Bulog Kantor Cabang Sibolga memastikan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 untuk wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah akan segera dilaksanakan. Bantuan tersebut ditujukan kepada 41.717 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 17 kecamatan di Tapanuli Tengah.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sibolga menyampaikan, pihaknya optimistis seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan sesuai target setelah sebelumnya sempat mengalami penundaan akibat kendala teknis pada ketersediaan kemasan pangan.

“Kami informasikan bahwa bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 untuk Kabupaten Tapanuli Tengah tetap akan kami salurkan,” ujar Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sibolga, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, keterlambatan penyaluran terjadi karena adanya kekurangan stok kemasan plastik yang memenuhi standar keamanan bahan pangan. Kondisi tersebut dipengaruhi kenaikan harga bahan baku biji plastik akibat dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Namun saat ini, kendala tersebut disebut telah teratasi setelah kantor pusat Bulog di Jakarta kembali mengirimkan stok kemasan dalam jumlah lebih dari kebutuhan yang diajukan.

“Mudah-mudahan pada minggu kedua Mei kemasan sudah kami terima dan penyaluran bisa kembali dilaksanakan paling cepat pada minggu ketiga Mei ini,” katanya optimistis.

Pernyataan tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan koordinasi Ketua Umum Organisasi Naposo Prabowo-Gibran, Andri Christanto Malau MM, yang disebut terafiliasi dalam jaringan komunikasi dan informasi Badan Komunikasi Pemerintah di bawah pimpinan Muhammad Qodari.

Dalam kesempatan itu, Andri Christanto Malau menegaskan pihaknya akan terus memantau dan mengawal proses penyaluran bantuan pangan agar seluruh bantuan dapat tersalurkan tepat waktu hingga batas akhir 31 Mei 2026.

“Kami akan melakukan monitoring dan update secara berkala agar penyaluran bantuan pangan yang dijanjikan Bulog dapat rampung hingga 31 Mei, sehingga masyarakat Tapanuli Tengah benar-benar menerima haknya,” ujarnya.

Terkait data penerima bantuan, Andri menjelaskan bahwa data yang digunakan dalam program tersebut berasal dari data Kementerian Sosial tahun 2025, bukan disusun langsung oleh pihak Bulog.

“Data penerima ini bukan data yang bersifat tetap. Jika ada penerima yang pindah domisili atau meninggal dunia, masyarakat dapat melakukan pembaruan data melalui Dinas Sosial agar tidak terjadi kesalahan pendataan maupun polemik di lapangan,” jelasnya. (red-hm)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan