Solar Mahal, Pembeli Fortuner-Innova Tahan Diri
TANGERANG SELATAN || MTUNews.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar nonsubsidi sempat memengaruhi tren pembelian kendaraan diesel di jaringan diler Toyota Auto2000. Sejumlah konsumen yang sebelumnya berencana membeli Toyota Kijang Innova Diesel dan Fortuner Diesel memilih menunda transaksi atau mengalihkan pilihan ke model yang lebih hemat bahan bakar.
Chief Executive Officer (CEO) Auto2000, Anton Jimmi Suwandy, mengatakan fenomena yang terjadi lebih banyak berupa penundaan pembelian dibandingkan pembatalan secara permanen. Menurutnya, sebagian konsumen yang telah melakukan pemesanan kendaraan diesel memutuskan beralih ke varian hybrid, seperti Kijang Innova Zenix Hybrid maupun Veloz Hybrid.
Anton menjelaskan bahwa lonjakan harga solar nonsubsidi membuat calon pembeli lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Mereka memilih menunggu perkembangan harga BBM, khususnya Pertamina Dex dan Dexlite, sebelum melanjutkan rencana pembelian kendaraan diesel.

Meski demikian, Auto2000 menilai minat terhadap mobil diesel masih tetap kuat. Segmen ini masih memiliki basis pelanggan loyal, terutama di wilayah Jawa Timur dan Sumatera yang membutuhkan kendaraan bertorsi besar, berpenggerak roda belakang, serta mampu menempuh perjalanan jauh dengan efisien.
Seiring turunnya harga BBM diesel nonsubsidi mulai 1 Juni 2026, Auto2000 berharap pasar kendaraan diesel kembali bergairah. Penurunan harga Dexlite dan Pertamina Dex dinilai dapat mendorong konsumen yang sebelumnya menunda pembelian untuk kembali melirik model diesel seperti Fortuner dan Innova. (red-sjs)









