MTU News
Beranda Nasional 4 Kelompok Siap Demo di DPR 27 Agustus, Tuntutannya Beragam

4 Kelompok Siap Demo di DPR 27 Agustus, Tuntutannya Beragam

Foto: Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi menyampaikan aspirasi di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Aksi tersebut berlangsung pada Senin, 1 September 2025. (ANTARA)

JAKARTA || MTUNews.com – Sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Sedikitnya empat kelompok akan menyampaikan aspirasi dengan tuntutan dan agenda yang berbeda.

Empat kelompok tersebut yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4).

1. AMPB: Desak RUU Perampasan Aset Disahkan

AMPB dari Pati memastikan akan menggelar aksi secara damai. Perwakilan Tim Advokasi AMPB, Vander Waruwu, mengatakan massa datang ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi, bukan membuat kericuhan.

Tuntutan utama AMPB adalah mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Mereka juga meminta DPR memberikan pernyataan tertulis mengenai komitmen untuk segera mengesahkan aturan tersebut.

Selain itu, AMPB mendesak penanganan dugaan kasus korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah Kabupaten Pati segera dituntaskan.

Menjelang aksi, AMPB juga menghadapi sejumlah kendala. Polda Metro Jaya sebelumnya meminta penundaan transaksi rekening yang digunakan untuk menampung donasi pendukung aksi. Polisi menyebut langkah tersebut bukan pemblokiran, melainkan penundaan transaksi selama lima hari kerja untuk kepentingan penyelidikan aliran dana.

Rombongan AMPB dari Pati juga mengaku mengalami insiden pelemparan batu terhadap bus di Tol Jakarta-Cikampek. Akibat kejadian itu, tiga orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat pecahan kaca.

2. AMDB: RUU Perampasan Aset hingga Harga Kebutuhan Pokok

Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB) membawa tiga tuntutan utama dalam aksi tersebut.

Mereka mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset, meminta hukuman mati bagi koruptor, serta mendesak pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok.

Sebelum bergabung dalam aksi di Jakarta, sekitar 2.000 warga AMDB direncanakan menggelar aksi di Kantor DPRD Kota Depok pada Rabu (26/8/2026).

3. GERAM: Bawa 10 Tuntutan

Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) juga akan turun ke depan Gedung DPR/MPR RI. Aksi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB dengan perkiraan massa sekitar 1.000 orang.

GERAM yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil membawa 10 tuntutan. Di antaranya pertanggungjawaban politik dan hukum terhadap Prabowo-Gibran, evaluasi atau penghentian program KDMP dan MBG, penolakan terhadap kebijakan pajak yang dinilai membebani rakyat, serta tuntutan pendidikan dan kesehatan gratis dan berkualitas.

Mereka juga menuntut penurunan harga kebutuhan pokok dan kenaikan upah buruh, penetapan bencana di Sumatera dan NTT sebagai bencana nasional, pemenuhan hak pekerja rumah tangga, demiliterisasi, penghentian kriminalisasi aktivis, serta penyitaan aset hasil korupsi.

GERAM juga mendesak pimpinan DPR RI turun langsung menemui massa untuk membuka ruang dialog.

4. RMP4: Dukung Program Prabowo

Berbeda dengan tiga kelompok lainnya, Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4) dari Bangkalan, Jawa Timur, datang untuk menyuarakan dukungan terhadap sejumlah program pemerintah.

RMP4 menyiapkan sekitar 500 tiket keberangkatan menuju Jakarta. Salah satu program yang mereka dukung adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Meski mendukung program tersebut, RMP4 meminta pemerintah tetap melakukan evaluasi dan memperbaiki tata kelola, termasuk pembenahan sejumlah dapur MBG yang dinilai masih perlu diperbaiki.

Dengan demikian, aksi 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR/MPR RI akan mempertemukan empat kelompok dengan agenda yang berbeda. AMPB dan AMDB menitikberatkan tuntutan pada pengesahan RUU Perampasan Aset dan persoalan ekonomi, GERAM membawa agenda yang lebih luas terkait demokrasi dan kebijakan pemerintah, sementara RMP4 hadir dengan dukungan terhadap program Presiden Prabowo, khususnya MBG.

AMPB memastikan aksi akan berlangsung damai dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada DPR RI. (red-win)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan