MTU News
Beranda Nasional Menu MBG Bermasalah, Gibran Temui Siswi di Karo

Menu MBG Bermasalah, Gibran Temui Siswi di Karo

Foto: Wapres Gibran turun langsung mengecek siswa SMAN 1 Kabanjahe yang diduga mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu MBG. ANTARA/Ade Friadi

KARO || MTUNews.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka turun langsung melihat kondisi sejumlah siswi SMAN 1 Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang mendapat perawatan setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Gibran mendatangi Rumah Sakit Efarina Etaham, Berastagi, Jumat pagi, untuk memastikan kondisi para siswi sekaligus melihat langsung proses penanganan medis yang diberikan pihak rumah sakit.

Di ruang perawatan, Wapres berbincang dengan para siswi dan keluarga yang mendampingi. Ia menanyakan kondisi kesehatan mereka serta memastikan seluruh pasien memperoleh pelayanan dan penanganan medis secara optimal.

Setelah dari RS Efarina Etaham, Gibran juga meninjau siswi lainnya yang menjalani perawatan di RS Amanda. Kunjungan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah menyusul adanya dugaan masalah kesehatan yang dialami sejumlah siswa setelah menyantap makanan dari program MBG.

Dalam kunjungannya, Gibran didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Karo Antonius Ginting. Pengamanan ketat dari personel gabungan TNI dan Polri terlihat di sekitar rumah sakit untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan berlangsung aman dan kondusif.

Gibran juga memberikan dukungan kepada para siswi dan keluarga yang tengah menghadapi kondisi tersebut. Pemerintah, kata dia, akan terus memantau perkembangan kesehatan para siswa hingga mereka benar-benar pulih.

Sementara itu, Pemprov Sumatera Utara menyatakan akan mendukung penuh proses penanganan sekaligus memperkuat pengawasan terhadap distribusi dan kualitas makanan dalam program MBG di wilayah tersebut.

Bupati Karo Antonius Ginting juga menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendalami penyebab kejadian tersebut. Langkah ini dinilai penting agar persoalan serupa tidak kembali terjadi dan pelaksanaan program MBG dapat berjalan dengan aman serta memenuhi standar kualitas pangan.

Pihak rumah sakit memastikan seluruh pasien telah mendapatkan penanganan medis dan kondisi mereka terus dipantau secara berkala. (red-tim/mys)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan