JAKARTA || MTUNews.com – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mensosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada kalangan pemuda dalam sebuah acara di gedung auditorium kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Sabtu (22/2).
“Sebagai anggota MPR, kami memiliki tugas untuk mensosialisasikan empat nilai kebangsaan, yaitu Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Rahayu usai memberikan sosialisasi.
Menurut politisi Partai Gerindra ini, pemahaman empat pilar kebangsaan sangat penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar dapat berkontribusi secara aktif dalam kehidupan bernegara. Ia menekankan bahwa salah satu pilar utama, yakni Pancasila, berperan sebagai dasar negara yang harus dipahami secara mendalam oleh para pemuda.
“Pemahaman tentang Pancasila harus dimiliki generasi muda agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh budaya asing yang berkembang pesat,” lanjut Rahayu.
Ia juga menyoroti pentingnya sila keempat, yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
“Sila keempat ini mengajarkan kita tentang sistem demokrasi yang dijalankan di Indonesia. Sebagai bagian dari lembaga legislatif, saya ingin memastikan masyarakat memahami perbedaan antara eksekutif dan legislatif dalam pemerintahan,” jelasnya.
Selain itu, Rahayu juga menekankan makna sila kelima, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya, prinsip ekonomi kerakyatan yang tercantum dalam sila tersebut harus diterapkan secara nyata dalam pengelolaan sumber daya nasional.
“Kita memiliki ekonomi kerakyatan, di mana seluruh kekayaan alam Indonesia, baik tanah, air, maupun sumber daya lainnya, harus digunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Melalui sosialisasi ini, Rahayu berharap para pemuda semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan agar mampu menjadi penerus bangsa yang berintegritas dan berjiwa nasionalis. (red-win)