MTU News
Beranda Daerah Kebakaran Lahap Rumah di Purbatua

Kebakaran Lahap Rumah di Purbatua

Foto: Rumah yang terbakar, Istimewa/JP

TAPANULI UTARA || MTUNews.com –  Satu unit rumah warga di Dusun Pasar Silimahuta, Desa Parsaoran Janjiangkola, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara, hangus terbakar pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.00 WIB Purbatua – Sabtu, 5 April 2025.

Rumah tersebut milik Relia Sitompul (64), yang saat kejadian tengah tertidur bersama cucunya, Gideon Sipahutar (13), pelajar kelas I SMP Purbatua. Keduanya terbangun karena merasakan panas yang menyengat setelah sebagian rumah sudah terbakar. Relia segera membangunkan cucunya dan mereka berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri sambil berteriak minta tolong.

Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut segera keluar dan berupaya memadamkan api secara manual. Mereka juga menghubungi Kepala Desa Parsaoran, Rico Sitompul, pada pukul 00.26 WIB. Kepala desa lalu langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Pahae Jae, yang tiba di lokasi 15 menit kemudian, tepatnya pukul 00.43 WIB.

Sayangnya, saat tim damkar tiba, rumah milik Relia Sitompul sudah dalam kondisi hangus total. Petugas hanya bisa membantu mengamankan rumah panggung di sebelahnya milik Hitbil Hutahayan (52) agar tidak ikut terbakar. Berkat kerja sama warga dan petugas, api berhasil dicegah agar tidak menjalar ke rumah lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, seluruh isi rumah, termasuk pakaian, perlengkapan sekolah, dan dokumen penting milik cucu Relia, ikut hangus terbakar. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di bagian plafon rumah.

Kapolsek Pahae Jae AKP Hitler Hutagalung, SH, MH bersama Kanit Intel Bripka Ronal Sitorus turun langsung ke lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pagi harinya, Camat Purbatua Maradu Parulian Sitompul, Babinsa Serka Bangun Siregar, dan Kepala Desa Rico Sitompul tampak berada di lokasi kebakaran untuk menghibur korban dan memberi penguatan moral.

Kepada wartawan, Relia Sitompul menyampaikan kesedihannya sambil menangis, “Holan pakkean nalokkot didaging nami on do dohot na tinggal dihami dohot pahompuki” (Hanya pakaian yang melekat di tubuh kami ini yang tersisa).

Relia berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah, mengingat seluruh harta bendanya musnah dalam kejadian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Rico Sitompul masih terlihat di lokasi, membantu memperbaiki saluran air bersih yang sempat macet saat kejadian kebakaran. Jumlah kerugian belum dapat dipastikan secara pasti. (red-Jufri panjaitan)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan