Surya Paloh Tak Setuju Gibran Dicopot
JAKARTA || MTUNews.com – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap usulan Forum Purnawirawan TNI-Polri yang meminta Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk mencopot Gibran Rakabuming Raka dari jabatan Wakil Presiden. Paloh menilai langkah tersebut kurang tepat, mengingat tidak ada skandal yang bisa dijadikan dasar untuk memakzulkan Gibran.
“Meresolusi dengan memakzulkan, menurut saya, izinkan saya menyatakan dengan segala penghormatan, itu kurang tepat,” ujar Paloh dalam konferensi pers di NasDem Tower, Jakarta, sebagaimana disiarkan di YouTube KompasTV, Sabtu (26/4/2025).
Tanpa mengurangi rasa hormat kepada para purnawirawan, Paloh menyayangkan munculnya usulan semacam itu. Ia menekankan bahwa Gibran terpilih secara konstitusional sebagai pendamping Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

“Ya, sayang sekali. Dengan seluruh penghormatan saya kepada para senior, tidak ada skandal yang menjadi alasan untuk menuntut pemakzulan,” tambahnya.
Menurut Paloh, kinerja seorang wakil presiden, apakah dinilai kuat, lemah, atau kurang maksimal, bukan menjadi dasar hukum untuk pencopotan melalui mekanisme pemakzulan.
Sebelumnya, Forum Purnawirawan TNI-Polri mengajukan usulan kepada MPR RI untuk memakzulkan Gibran, sekaligus meminta reshuffle kabinet terhadap menteri-menteri yang diduga terlibat kasus korupsi. Forum ini juga mendesak tindakan tegas terhadap aparat negara yang dinilai masih menunjukkan loyalitas kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Tuntutan tersebut memicu respons dari berbagai pihak, termasuk keluarga Gibran dan tokoh-tokoh politik nasional. (red-msitompul)









