MTU News
Beranda BUMD Perusda Pertanian Taput Harus Jadi Motor Kesejahteraan Petani

Perusda Pertanian Taput Harus Jadi Motor Kesejahteraan Petani

Foto: Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat bersama Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan melaksanakan Panen Raya Padi Sawah di Desa Parsaoran Janji Angkola, Kecamatan Purba Tua, Selasa (10/6/2025).

TAPANULI UTARA || MTUNews.com – Menurut data Sensus Pertanian 2013, sekitar 78,38% rumah tangga di Tapanuli Utara bergantung pada sektor pertanian. Angka ini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kesejahteraan petani. Karena itu, Perusahaan Daerah (Perusda) Pertanian tidak boleh sekadar hadir sebagai simbol kelembagaan, melainkan harus tampil sebagai motor penggerak utama kesejahteraan petani.

Keberadaan Perusda Pertanian idealnya memastikan petani bukan hanya bertahan hidup, tetapi benar-benar sejahtera. Untuk mencapai tujuan tersebut, kepemimpinan di tubuh Perusda harus diisi oleh figur-figur berintegritas, berkompetensi, serta bebas dari kepentingan politik dan formalitas belaka. Seorang Direktur Utama sebaiknya berlatar belakang Sarjana Pertanian, memiliki pengalaman lapangan, dan kapasitas manajerial yang mumpuni. Direktur Perencanaan dan Operasional semestinya berasal dari disiplin Pertanian atau Teknik Pertanian, sementara Direktur Keuangan wajar bila memiliki basis ilmu Ekonomi atau Akuntansi.

Proses seleksi pimpinan harus berlandaskan prinsip good governance: transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, efektivitas, efisiensi, serta orientasi pada kepentingan publik. Dengan demikian, Perusda benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang berpihak pada petani, bukan sekadar alat kelompok tertentu.

Tugas yang menanti tidak ringan. Perusda harus menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida dengan harga terjangkau, memastikan hasil panen memiliki nilai jual yang tinggi, serta membangun sinergi yang harmonis dengan petani. Perusda tidak boleh bertindak sewenang-wenang, melainkan hadir sebagai mitra strategis yang mendampingi petani di sawah, kebun, dan ladang. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa “petani harus sejahtera,” Perusda Pertanian Taput perlu menerjemahkan komitmen tersebut dalam kebijakan nyata dan program yang langsung dirasakan petani.

Lebih jauh, Perusda tidak boleh hanya terpaku pada fungsi dasar. Ia harus mampu mengembangkan sektor agrowisata, mengolah hasil pertanian agar bernilai tambah, serta berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan demikian, manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan pemerintah daerah, tetapi juga langsung mengangkat kualitas hidup petani.

Perusda Pertanian Taput dituntut menjadi institusi yang proaktif, bukan pasif. Bukan hanya menunggu bola, tetapi menjemput bola—hadir di tengah denyut nadi kehidupan petani. Jika dikelola secara profesional dan konsisten, Perusda Pertanian akan menjadi pilar pembangunan ekonomi lokal sekaligus simbol nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan petani Tapanuli Utara. (red-win)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan