MTU News
Beranda Bupati Bupati JTP Kukuhkan IPSM–PSM Taput 2025–2030

Bupati JTP Kukuhkan IPSM–PSM Taput 2025–2030

Foto: Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar P. Hutabarat menghadiri pengukuhan IPSM dan pelantikan PSM Taput 2025–2030 di Sopo Partungkoan Tarutung.

TAPANULI UTARA || MTUNews.com – Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar P. Hutabarat, S.Si., M.Si menghadiri pengukuhan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) serta pelantikan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kabupaten Tapanuli Utara periode 2025–2030 di Sopo Partungkoan Tarutung, Senin (17/11/2025). Agenda tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat garda pelayanan sosial berbasis masyarakat.

Acara itu turut dihadiri Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI Radik Karsadiguna, Ketua IPSM Provinsi Sumut Muchrid Nasution, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Taput Ny. Neny Angeloina JTP Hutabarat, serta para camat dan kepala desa. Keberadaan para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan sistem pelayanan sosial di Taput.

Ketua TP PKK Taput yang juga penggagas terbentuknya IPSM menekankan pentingnya gerakan sosial berlandaskan empati dan rasa kebersamaan. Ia berharap IPSM menjadi kekuatan moral dan operasional yang aktif menjangkau seluruh desa dan kelurahan. “Saat melihat masyarakat yang membutuhkan, mari bantu seperti membantu keluarga sendiri,” ujarnya.

Ketua IPSM Provinsi Sumatera Utara Muchrid Nasution menjelaskan bahwa IPSM telah menjadi pilar Kementerian Sosial selama lima dekade dalam menangani berbagai persoalan sosial. Ia menilai nilai lokal marTuhan, marroha, marbisuk sangat relevan dengan semangat kerja sosial dan berharap Tapanuli Utara dapat menjadi contoh penguatan IPSM di tingkat kabupaten.

Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI Radik Karsadiguna menegaskan bahwa idealnya setiap desa memiliki 3–5 PSM aktif sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam pelayanan dasar. Ia menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang dinilai serius memperkuat struktur pelayanan sosial masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan menegaskan bahwa kehadiran PSM sangat penting terutama pada masa transisi politik ketika masyarakat membutuhkan jaminan akses pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial. “Kehadiran pemerintah memiliki keterbatasan. Karena itu kami bersyukur IPSM dan PSM dikukuhkan hari ini,” ujarnya.

Bupati juga mendorong peningkatan akurasi pendataan sosial melalui pendekatan bottom up serta mengingatkan agar penerima bantuan sosial tidak terlibat dalam aktivitas merugikan seperti judi online. Menurutnya, PSM harus mampu menjadi ujung tombak dalam validasi dan verifikasi data masyarakat.

Di akhir acara, Bupati mengajak seluruh PSM menjaga integritas, bekerja dengan empati, dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran. “Tetap berkolaborasi dan jalankan tugas dengan ketulusan. Tiada hari tanpa pengabdian,” pungkasnya. (red-Choms)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan