Menurut Kapolri, dukungan Polri difokuskan pada program-program prioritas pemerintah, antara lain swasembada pangan, swasembada energi, hilirisasi, serta agenda strategis lain yang tercantum dalam rencana kerja pemerintah. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam mengawal pelaksanaan program tersebut bertujuan untuk memastikan terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Kapolri juga menyampaikan harapannya agar sinergi dan kolaborasi antara Polri dan pemerintah dapat terus diperkuat guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi peran aktif Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor swasembada pangan dan pengawasan stabilitas harga pangan. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Polri yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat Polres, Polda, hingga pusat.
Zulkifli Hasan menuturkan bahwa pada awal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN) sempat menghadapi kendala dalam pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, berkat dukungan Polri melalui pembangunan SPPG, program MBG kini dapat berjalan dengan baik. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri turut membantu kelancaran penetapan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram, sehingga pelaksanaannya di lapangan dapat berjalan sesuai ketentuan. (red-jec)