Elon Musk Tembus Rp16.000 Triliun, Pertama di Dunia
TANGERANG SELATAN || MTUNews.com – CEO SpaceX, Elon Musk, mencatat sejarah sebagai orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari 1 triliun dolar AS. Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, total kekayaan Musk mencapai sekitar 1,01 triliun dolar AS setelah melonjak sekitar 391 miliar dolar AS sepanjang tahun ini, didorong oleh kenaikan valuasi SpaceX dan perusahaan kecerdasan buatan miliknya yang melantai di bursa pada 12 Juni.
Pencapaian tersebut dinilai masih akan sulit disamai dalam waktu dekat. Profesor Keuangan University of Florida, Jay Ritter, mengatakan dunia kemungkinan harus menunggu sangat lama sebelum muncul triliuner berikutnya. Menurutnya, hingga kini belum ada miliarder yang memiliki kekayaan mendekati angka 1 triliun dolar AS, bahkan belum ada individu dengan kekayaan yang jauh melampaui 300 miliar dolar AS.
Ritter menjelaskan, daftar orang terkaya dunia saat ini masih didominasi para pendiri perusahaan teknologi asal Amerika Serikat. Ia mencontohkan Bill Gates yang pernah menyandang status orang terkaya di dunia, namun kini tidak lagi berada di jajaran tujuh besar setelah menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk kegiatan filantropi.

Ia juga mengingatkan bahwa peringkat miliarder global dihitung berdasarkan nilai pasar saham yang dimiliki, bukan jumlah uang tunai yang tersedia. Selain itu, nilai kekayaan tersebut belum memperhitungkan kewajiban pajak yang harus dibayar apabila aset-aset tersebut dijual. Sebagai contoh, Jeff Bezos tetap akan dikenai pajak dalam jumlah besar jika melepas seluruh kepemilikan sahamnya di Amazon, sehingga nilai kekayaan bersihnya akan berkurang.
Di bawah Musk, pendiri Google, Larry Page, menempati posisi kedua dengan kekayaan sekitar 301 miliar dolar AS, disusul Sergey Brin sebesar 280 miliar dolar AS. Sementara itu, Jeff Bezos berada di posisi keempat dengan kekayaan 262 miliar dolar AS, diikuti Michael Dell sebesar 217 miliar dolar AS dan Larry Ellison sekitar 202 miliar dolar AS. Jarak kekayaan yang masih sangat lebar membuat para analis menilai posisi Musk sebagai triliuner pertama dunia kemungkinan akan bertahan dalam waktu yang cukup lama.









