MTU News
Beranda Daerah SPBU PT Raidja Panggabean Disorot Soal BBM Subsidi

SPBU PT Raidja Panggabean Disorot Soal BBM Subsidi

SIBOLGA || MTUNews.com – Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di SPBU PT Raidja Panggabean yang berlokasi di Jalan S. Parman, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, menjadi sorotan warga. SPBU tersebut diduga melayani pengisian BBM subsidi jenis Bio Solar kepada sejumlah kendaraan yang disebut warga sebagai “mobil siluman” dan diduga digunakan untuk kepentingan penimbunan serta penjualan kembali.

Informasi itu disampaikan seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Menurutnya, aktivitas sejumlah kendaraan tersebut telah berlangsung cukup lama dan hampir setiap hari terlihat melakukan pengisian Bio Solar subsidi secara berulang.

“Setiap hari ada beberapa unit mobil yang diduga sebagai ‘mobil siluman’ mengantre mengisi Bio Solar subsidi di SPBU Taman Bunga. Kendaraan itu berkali-kali keluar masuk SPBU untuk mengisi BBM. Kami menduga BBM tersebut kemudian ditimbun di suatu tempat sebelum dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi,” ujar warga tersebut, Senin (7/7/2026).

Ia menduga pola pengisian berulang dilakukan untuk memperoleh BBM subsidi dalam jumlah besar sehingga memberikan keuntungan bagi pihak-pihak tertentu. Menurutnya, apabila dugaan tersebut terbukti benar, praktik itu berpotensi merugikan masyarakat yang berhak menerima BBM subsidi.

Warga juga menilai dugaan praktik tersebut bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi. Mereka mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 yang mengubah sejumlah ketentuan dalam Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi, termasuk mengenai sanksi terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Kami berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera melakukan pemeriksaan. Jangan sampai BBM subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat justru dimanfaatkan oleh oknum untuk mencari keuntungan pribadi,” katanya.

Selain meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan, warga juga mendesak PT Pertamina untuk meningkatkan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi di SPBU tersebut. Mereka berharap dilakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan.

“Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran, kami berharap Pertamina memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku agar penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU PT Raidja Panggabean belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Demikian pula PT Pertamina maupun aparat penegak hukum setempat belum menyampaikan tanggapan. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada seluruh pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang. (red-hm)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan