MTU News
Beranda Olahraga Mengaku Sempat Ingin Pensiun, Zarco tetap Lanjut karena Merasa masih Kompetitif

Mengaku Sempat Ingin Pensiun, Zarco tetap Lanjut karena Merasa masih Kompetitif

Johann Zarco / Ist

Monte Carlo – Mengetahui dirinya akan kehilangan tempat di tim Pramac Racing menghadapi musim balap 2024 sempat membuat Johann Zarco membuat keputusan pensiun. Namun keraguan Ducati terhadap dirinya membalap di tim satelit tidak membuatnya patah semangat karena ada tawaran dari LCR Honda yang membuatnya urung untuk meninggalkan MotoGP.

Seperti diketahui, Zarco pergi meninggalkan Pramac Racing di akhir musim MotoGP 2023. Padahal empat tahun membela tim-tim satelit Ducati pembalap asal Prancis itu tampil apik di musim lalu, setelah sukses menempatkan namanya di posisi kelima.

Posisi Zarco akhirnya digantikan oleh Franco Morbidelli yang hengkang dari Monster Energy Yamaha.

Akan tetapi, Zarco langsung mendapatkan pelabuhan selanjutnya yakni LCR Honda untuk menggantikan posisi Alex Rins yang merapat ke Monster Energy Yamaha. Rider berusia 33 tahun itu diketahui dikontrak tim satelit Honda itu selama dua musim.

Menariknya, Zarco mengakui bahwa sempat terbesit untuk gantung helm ketika posisinya tergusur di Pramac Racing. Namun mantan tandem Jorge Martin ini tetap melanjutkan karirnya karena dikontrak LCR Honda. Terlebih, dia juga masih merasa kompetitif kendati usianya sudah menginjak kepala tiga.

Honda menawarinya kontrak dua tahun dan ini mendorongnya untuk maju. Dia menyukai gagasan untuk dapat berkontribusi pada kebangkitan kembali pabrikan penting seperti pabrikan Jepang, yang berinvestasi besar-besaran untuk kembali ke puncak MotoGP. Dan dengan konsesi dia akan mendapat bantuan yang sangat penting untuk mencapai tujuannya.

“Saya berpikir mungkin saya akan berhenti di akhir musim. Saya memutuskan untuk melanjutkan, karena saya diberi kesempatan baru dan saya merasa cukup kompetitif untuk menjalani dua tahun lagi,” katanya

Zarco sendiri menjalani musim yang sangat bagus bersama Pramac Racing di MotoGP 2023. Tercatat, dia berhasil naik podium sebanyak enam kali dan meraih kemenangan satu kali pada seri Australia.

MotoGP Australia 2023 menjadi kenangan manis bagi Zarco. Di lain sisi, pembalap asal Prancis ini juga puas dengan performanya selama membela Pramac Racing. Terlebih di musim 2023, yang mana dia berhasil finis di posisi lima dengan koleksi 225 poin.

Di tim barunya LCR Honda, Zarco mengelola momen rumit secara berbeda dan bekerja dengan orang seperti Lucio Cecchinello yang tentu akan banyak membantunya. Ada potensi untuk tampil baik, jelas banyak hal akan bergantung pada tunggangannya RC213V yang akan diturunkan HRC di trek. Banyak pembalap hebat kesulitan dalam beberapa tahun terakhir seperti Marc Marquez, tapi menarik untuk dilihat apakah trennya akan berubah pada tahun 2024. (*/GHP)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan