Manisnya Madu Siatas Barita, Kapolres Taput : Usaha Inspiratif Petani Desa
TAPANULI UTARA | MTUNews.com – Berkunjung ke kawasan wisata Salib Kasih Kecamatan Siatas Barita, tidak lengkap jika tak hirup udara segar sambil relaksasi otak di kebun peternakan lebah madu milik Maruddin Simorangkir.
Bagi Kepala Kepolisian Resor Tapanuli Utara (Kapolres Taput) AKBP. Ernis Sitinjak, S.IK. ditengah sibuknya agenda cipta Kamtibmas wilayah hukumnya, sempatkan luangkan waktu sambangi peternakan madu Rimba Raya Lestari di Dusun Hutanamora Desa Lobu Hole, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Siang itu ditengah seriusnya bincang dua pria itu terungkap cocoknya pengembangan usaha sejenis karena potensi alam cukup melimpah di Tapanuli Utara.

Ernis mengatakan produk usaha lebah yang baru disambangi begitu prospektif karena kwalitas rasa madu tidak kalah dengan produk lebah daerah lain.
“Usaha ini sangat inspiratif bisa dan akan mampu mengangkat perekonomian petani desa. Mari kita kembangkan di tiap Polsek nanti,” ajak Ernis kepada Kapolsek Sipoholon AKP. Raymond Tampubolon disela kunjungannya di Rimba Lestari pada Rabu, 20 Maret 2024.
Diwajah Kapolres lulusan Akpol 2004 kunjungan siang itu terlihat melegakan pikiran. Karena suasana alam selaras apiknya susunan kotak lebah yang dihuni jutaan pengisi koloni.
Untuk diketahui koloni lebah identik dengan serangga sosial yang hidup dalam suatu keluarga besar yang mendiami satu sarang lebah.

“Luar biasa lokasi ini satu ikon agro wisata dikawasan Salib Kasih,” kata Ernis Sitinjak mengapresiasi.
Sarana Edukasi
Ditempat itu, selain bisa memperoleh madu berkwalitas untuk buah tangan pengunjung, pemilik usaha Maruddin Simorangkir benar-benar tidak pelit berbagi ilmu tentang budi daya lebah yang digelutinya sejak tahun 1993.
Maruddin menyebut usaha miliknya diatas lahan 4 hektar dimulai dengan penuh kesabaran dengan terus belajar mencintai melestarikan alam.

“Dengan semakin maraknya pembukaan lahan di kawasan ini kami tetap mempertahankan hutan ini. Konsep awalnya, pada tahun 1993 saat memulai peternakan lebah, saat itu juga kami berpikir memulai menambah menanam pohon-pohon alam disini,” kata Maruddin.
“Kami diajarkan menjaga keseimbangan alam. Dengan beternak lebah tentu membantu penyerbukan tanaman perkebunan sekitar,’ imbuhnya
Selain tujuan ekonomis lokasi usaha itu kata Maruddin telah dikunjungi berbagai kalangan. Dari perorangan, organisasi bahkan lembaga pendidikan.
“Sudah banyak yang berkunjung kemari perorangan, instansi kehutanan, kelompok pecinta alam dan lembaga pendidikan yang ingin melakukan studi tetap akan kita layani,” jelasnya. (Jonni Kues Hutabarat)













