HUT Golkar Tapteng Sepi, Parlaungan: Joneri Harus Bercermin
TAPANULI TENGAH || MTUNews.com – Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Kabupaten Tapanuli Tengah, Parlaungan Silalahi, menyampaikan keprihatinannya terhadap minimnya kemeriahan peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Tapanuli Tengah. Menurutnya, momen penting tersebut seharusnya menjadi sarana mempererat solidaritas kader dan menumbuhkan simpati masyarakat, bukan justru sepi dari aktivitas.
Parlaungan menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya kepemimpinan Ketua DPD Golkar Tapteng, Joneri Sihite, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Tapteng. “Hanya untuk pelaksanaan HUT saja, pengurus DPD, organisasi pendiri maupun yang dilahirkan Golkar tidak mampu dipersatukan. Ini sangat disayangkan,” ujarnya kepada mtunews.com, Senin (19/10/2025) di Pandan.
Ia membandingkan perayaan di daerah lain di Sumatera Utara yang berlangsung semarak dengan berbagai kegiatan sosial dan ziarah ke makam pahlawan. Sementara di Tapteng, perayaan nyaris tak terlihat. “Padahal ini momentum penting untuk menghidupkan semangat kekaryaan dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Partai Golkar,” lanjutnya.

Parlaungan juga menyoroti kepengurusan Joneri Sihite yang dinilainya semakin tidak terarah. Menurutnya, elektabilitas Golkar Tapteng terus menurun akibat berbagai persoalan internal, termasuk dugaan kasus hukum yang melibatkan sejumlah kader. Ia menyebut faktor kepemimpinan yang lemah dan ketidakmampuan merangkul pengurus menjadi akar persoalan.
“Kalau kader terjerat hukum dan tidak patuh terhadap AD/ART partai, harus dibersihkan. Jika tidak, citra Golkar akan semakin rusak di mata masyarakat,” tegas Parlaungan. Ia juga mengingatkan Joneri untuk lebih menghargai peran partai yang telah membesarkannya. “Joneri harus bercermin. Tanpa Partai Golkar, ia tidak akan duduk di kursi DPRD,” pungkasnya. (red-hm)









