MTU News
Beranda Daerah Panitia Zending HKBP Jubileum 125 Tahun Tanam Pohon

Panitia Zending HKBP Jubileum 125 Tahun Tanam Pohon

Panitia Jubileum 125 Tahun Zending HKBP, mengadakan Penanaman Pohon Di Lokasi Seminarium Sipoholon.

TAPANULI UTARA | MTUNews.com – Menyambut Jubileum 125 Tahun Zending HKBP, Panitia di bawah koordinasi Kepala Biro Ibadah-Musik, Pdt. Rostetti Lumbantobing, S.Th, serta melibatkan para pemimpin gereja seperti Ketua Balitbang, Pdt. Dr. Jhon Kristo Naibaho, dan Ketua Sekolah Tinggi Bibelvrow, Pdt. Dr. Benni Sinaga, bersama dengan Kepala Departemen Marturia, Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap, M.Th, telah melaksanakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk merayakan momen tersebut dengan tindakan nyata.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah penanaman pohon di lokasi Seminarium Sipoholon pada hari Kamis (2/5/2024). Selain penanaman pohon, panitia juga mengajak staf, pegawai Kantor Pusat HKBP, dosen, dan mahasiswa Sekolah Tinggi Guru Huria (STGH) untuk bersama-sama membersihkan sampah-sampah plastik di kompleks Seminarium Sipoholon.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar tindakan nyata dalam memperhatikan kebersihan lingkungan, tetapi juga merupakan ajakan kepada masyarakat untuk terus peduli dan menjaga kelestarian alam.

Dalam sambutannya, Pdt. Daniel Taruli Harapap menyampaikan bahwa menanam dan merawat pohon merupakan perbuatan iman dan ibadah bagi umat percaya. Gereja, sebagai pemelihara iman, harus terlibat aktif dalam menjaga dan memelihara alam.

Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, dan Kepala Departemen Diakonia, Pdt. Debora Purada Sinaga, M.Th, juga turut serta dalam kegiatan tersebut, dengan harapan agar semua pelayan dan warga HKBP ikut berperan aktif dalam mengatasi masalah pemanasan global yang semakin meningkat.

Tindakan penghijauan yang dilakukan pada hari itu diharapkan menjadi bagian dari warisan untuk generasi mendatang. Penanaman pohon bukan hanya sekadar tindakan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga merupakan ekspresi dari semangat oikumene inklusif, di mana bumi dipandang sebagai rumah bersama bagi seluruh ciptaan.

Ratusan pohon dari berbagai jenis seperti ingul, alpukat, dan mangga telah ditanam di kompleks Seminarium Sipoholon pada hari itu. Pdt. Daniel Taruli Harahap meminta kepada panitia untuk terus memperhatikan pertumbuhan pohon-pohon tersebut sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap alam dan sebagai bagian dari warisan yang kita tinggalkan untuk generasi mendatang. sumber Kantor Pusat HKBP (B.TIK)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan