Sebagai suami, Ikang Fawzi turut membantu proses penurunan jenazah ke liang lahat, bersama dua saudara laki-laki lainnya. Meskipun dalam kondisi terpukul, Ikang bersikeras untuk mengantar jenazah istrinya sambil mengumandangkan adzan di telinga Marissa untuk terakhir kalinya.
“Semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT, aamiin,” ujar seorang ustadz yang memimpin prosesi pemakaman.
Selain Ikang, kedua anak mereka, Isabella Fawzi dan Chikita Fawzi, terlihat membawa foto mendiang ibu mereka. Adik Marissa, Soraya Haque, juga hadir bersama keluarga besar yang mengantar kepergian almarhumah. Prosesi pemakaman berakhir sekitar pukul 16:30 WIB. Baik Soraya, Chikita, dan kerabat lainnya meminta doa agar Marissa mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Mohon doanya untuk ibu kami,” ujar Chikita saat mengantar jenazah dari rumah duka ke TPU Tanah Kusir.
Sementara itu, Soraya Haque mengungkapkan bahwa kepergian Marissa sangat mendadak dan tanpa gejala penyakit sebelumnya. Marissa ditemukan tidak merespons di rumah pada pukul 00:43 WIB dan segera dirujuk ke Rumah Sakit Premiere Bintaro.
“Menurut Ikang, suaminya, tidak ada gejala apa-apa. Kegiatan berjalan seperti biasa, dan pada malam hari saat mereka bertemu, Marissa sudah tidak bergerak,” jelas Soraya.
Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter memastikan kematian Marissa. Soraya berharap amal ibadah kakaknya diterima di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (Red)