Dasco Benarkan Calon Menteri Prabowo Teken Pakta Integritas
JAKARTA || MTUNews.com – Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengonfirmasi bahwa calon-calon menteri dalam pemerintahan Prabowo Subianto diminta untuk menandatangani pakta integritas. Pakta ini ditujukan bagi mereka yang telah dipastikan akan membantu kerja Presiden Terpilih dalam pemerintahan yang akan datang.
“Itu keinginan dari Presiden Terpilih untuk yang membantu di kabinet. Ada beberapa poin yang dicantumkan dalam pakta integritas untuk ditandatangani oleh calon menteri yang sudah dipastikan akan mendampingi,” ujar Dasco saat ditemui di depan kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara Nomor 4, Jakarta, pada hari Senin.
Sejak pukul 15.00 WIB, Prabowo telah memanggil sejumlah tokoh dari kalangan profesional, politikus, birokrat, akademisi, pejabat aktif Polri, dan pejabat organisasi masyarakat (ormas) untuk datang ke kediamannya dan berbicara empat mata secara bergantian.

Dasco menambahkan bahwa beberapa tokoh yang hadir pada hari ini sudah dipastikan masuk dalam kabinet sebagai menteri, sementara nama-nama lainnya masih dalam tahap pertimbangan. “Ada yang pasti, ada yang masih dipertimbangkan. Kalau yang keluar mukanya cerah, itu sudah pasti. Cerah semua? Alhamdulillah kalau begitu,” jelas Dasco.
Dia juga mengungkapkan bahwa calon menteri lainnya akan dipanggil ke Kertanegara pada Rabu (16/10). Tokoh-tokoh yang menyambangi kediaman Prabowo di antaranya:
Prasetio Hadi (Ketua DPP Partai Gerindra), Sugiono (Wakil Ketua Umum Partai Gerindra), Widiyanti Putri Wardhana (pengusaha), Natalius Pigai (pegiat HAM), Yandri Susanto (Wakil Ketua Umum PAN), Fadli Zon (Wakil Ketua Umum Partai Gerindra), Nusron Wahid (Politikus Golkar), Saifullah Yusuf (Sekjen PBNU/Menteri Sosial), Maruarar Sirait (Politikus Partai Gerindra), Abdul Kadir Karding (Politikus PKB), Wihaji (Wakil Ketua Umum Golkar), Teuku Riefky Harsya (Sekjen Partai Demokrat), Agus Harimurti Yudhoyono (Ketua Umum Partai Demokrat/Menteri ATR/BPN), Arifatul Choiri Fauzi (Muslimat NU), Tito Karnavian (Mendagri/Eks Kapolri), Zulkifli Hasan (Ketua Umum PAN/Mendag), Satryo Soemantri Brodjonegoro (Akademisi), Yassierli (Akademisi), Yusril Ihza Mahendra (Pakar Hukum Tata Negara), Bahlil Lahadalia (Ketua Umum Partai Golkar/Menteri ESDM), Abdul Mu’ti (Sekretaris Umum PP Muhammadiyah), Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB), Komjen Pol. Agus Andriyanto (Wakapolri), Raja Juli Antoni (Wamen ATR/BPN dan Sekjen PSI), Agus Gumiwang (Politikus Golkar/Menteri Perindustrian), Pratikno (Mensesneg), Ribka Haluk (Pj. Gubernur), Iftitah Sulaeman (Politikus Partai Demokrat), Maman Abdurrahman (Politikus Golkar), Prof Rachmat Pambudy, Sakti Wahyu Trenggono (Menteri KKP), dan Hanif Faisol Nurofiq.
Beberapa dari mereka, termasuk Zulkifli Hasan dan Tito Karnavian, mengaku telah menandatangani pakta integritas tersebut, menunjukkan komitmen mereka terhadap integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan di masa mendatang. (Red-Win)










